14/ Februari /2026 | PARAMIDSN
Nama Ilmiah: Pelecanus crispus × onocrotalus
Nama English: Dalmatian × Great White Pelican Hybrid
Nama Lokal: Hibrida Undan Keriting × Undan Putih
Penemu: N/A (Hibrida alami/penangkaran)
Sinonim: -
Biogeografi: Wilayah tumpang tindih habitat di mana kedua spesies induk berinteraksi, terutama di wilayah Balkan, Turki, dan beberapa bagian Asia Tengah di mana koloni pengembangbiakan keduanya berdekatan.
Ekologi (Habitat): - Danau air tawar dan delta sungai yang mendukung habitat bersarang kedua spesies induk.
Taksonomi & Klasifikasi:
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Order: Pelecaniformes
Family: Pelecanidae
Genus: Pelecanus
Species: Pelecanus crispus × onocrotalus
included & Paleo species/ :
- species Pelecanus conspicillatus Temminck, 1824 - Australian Pelican
-species Pelecanus crispus Bruch, 1832 - Dalmatian Pelican
- species Pelecanus erythrorhynchos J. F. Gmelin, 1789 - American White Pelican
-species Pelecanus occidentalis Linnaeus, 1766 - Brown Pelican
Quaternary: Pleistocene – recent
- species Pelecanus onocrotalus Linnaeus, 1758 - Great White Pelican
-species Pelecanus philippensis J. F. Gmelin, 1789 - Spot-billed Pelican
-species Pelecanus rufescens J. F. Gmelin, 1789 - Pink-backed Pelican
-species Pelecanus thagus Molina, 1782 - Peruvian Pelican
Paleo species:
species Pelecanus cadimurka Rich & van Tets, 1981 †
species Pelecanus cauleyi Davies, 1880 †
species Pelecanus fraasi Lydekker, 1891 †
species Pelecanus halieus Wetmore, 1933 †
Tertiary: Piacenzian
species Pelecanus intermedius Fraas, 1870 †
species Pelecanus odessanus Vidgalm, 1886 †
species Pelecanus paranensis Noriega, Cenizo, Brandoni, Pérez, Tineo, Diederie & Bona, 2023 †
species Pelecanus schreiberi Olson, 1999 †
species Pelecanus sivalensis Davies, 1880 †
Tertiary: Miocene
species Pelecanus tirarensis Miller, 1966 †
Subspecies : (-)
Hybrid Species :
Pelecanus crispus × onocrotalus
Status Konservasi :
IUCN : (-)
CITES : (-)
Morfologi &:
Tinggi: 150 – 180 cm (perpaduan antara kedua induk).
Berat: 7 – 13 kg.
Rentang Sayap: 260 – 330 cm.
Fisiologi :
Warna Bulu: Campuran antara putih bersih (P. onocrotalus) dan abu-abu keperakan (P. crispus).
Paruh & Wajah: Paruh menunjukkan karakteristik antara, dengan kantung gular yang menunjukkan variasi warna antara kuning pucat dan kemerahan.
Kaki: Warna kaki cenderung menunjukkan perpaduan antara corak abu-abu pucat (P. crispus) dan merah muda (P. onocrotalus).
Ciri Khas: Bulu tengkuk seringkali tidak sekeriting P. crispus murni, namun lebih menonjol dibandingkan P. onocrotalus.
Ekologi & Tingkah Laku: Diurnal. Aktif pada siang hari.
Diet (Makanan): mengonsumsi berbagai jenis ikan air tawar.
Reproduksi: Ovipar.
Masa reproduksi : Maret – Mei
Jumlah Anak & Telur : 1-3 Telur
(Longevity)Masa Hidup:
Alam Liar: 15 – 25 Tahun.
Penangkaran: 30 – 35 Tahun.
Notes: Hibrida ini muncul ketika P. crispus dan P. onocrotalus berbagi lokasi sarang yang sama. Identifikasi di lapangan seringkali sulit karena kemiripan fenotipe. Fenomena ini jarang terjadi di alam liar namun dapat ditemukan di kebun binatang atau penangkaran di mana ruang terbatas memaksa interaksi antarspesies. Secara genetik, ini mencerminkan kedekatan kekerabatan dalam genus Pelecanus. Fertilitas hibrida ini seringkali rendah atau steril (bergantung pada derajat genetik).
Sumber Pustaka:
-GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.
AVS-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.
GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG
GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup
GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang
GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 58
GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang
GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar
GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita
GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna
GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 149.
GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.
GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 28-37.
GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Pantai Laut hlm 38.
GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang
GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.
GEN-SPS-CHH (2005) — Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.
AVS-EAA-DB-1 (2005) — Ensiklopedia Anak-Anak: Dunia Burung Jilid 1.
GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.
AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.
AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).
GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi
GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.
GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.
AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).
GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.
GEN-BPD-DBS (2012)—Buku Pintar Dunia: Dunia Burung dan Serangga (Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya).
GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia
GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.
GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)
GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)
GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)
AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
AVS-PS-42BO (2010)—Memelihara 42 Burung Ocehan Populer.
Penulis: Agung Monche
Editor: Ali Setyaki
Foto by : iNaturalist | annaollivier