Casuarius casuarius

Casuarius casuarius

Casuarius casuarius

Aves (Burung)
Rabu, 20 Mei 2026
Ali Maruf
54 Views

10/JULI/2025 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah : Casuarius casuarius 

Nama English : Southern Cassowary

Nama Lokal :   Kasuari Gelambir ganda



 

Penemu : Gould, 1858


 

Sinonim :

Casuarius bennetti claudii (Ogilvie-Grant, 1911).

Casuarius bennetti edwardsi (Oustalet, 1878). 

Casuarius bennetti foersteri (Rothschild, 1913). 

Casuarius papuanus goodfellowi. 

Casuarius bennetti hecki (Rothschild, 1899). 

Casuarius picticollis hecki. 

Casuarius bennetti kaupi (Sharpe, 1881). 

Casuarius bennetti keysseri (Rothschild, 1912). 

Casuarius bennetti loriae (Rothschild, 1898). 

Casuarius bennetti maculatus (Rothschild, 1900).


 

Biogeografi :, Indonesia (Papua) dan Papua Nugini,  pulau Seram & New Britain. 


 

Ekologi (Habitat) : 

- Hutan Tropis & Hutan Hujan

-Pegunungan, Dataran Tinggi, Tebing


 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Infraclass: Palaeognathae

Order: Casuariiformes

Family: Casuariidae

Genus: Casuarius

Species: Casuarius casuarius


 

Included & Paleo species: 

- Casuarius casuarius (Linnaeus, 1758)  Southern Cassowary. 

- Casuarius casuarius (Linnaeus, 1758)  Southern Cassowary. 

- Casuarius unappendiculatus (Blyth, 1860)  Northern Cassowary. 

 - Casuarius lydekkeri (Rothschild, 1911), (Punah)/Quaternary: Pleistocene. 


 

Paleo : (-) 

Subspecies : (-) 

 

Status Konservasi: 

IUCN : LC (Least Concern/Risiko rendah)

CITES : Appendix II (Perdagangan internasional diatur secara ketat untuk mencegah ancaman kepunahan)


 

Morfologi :

 Tinggi : 100cm(1Meter) - 150cm (1, 5M) 

Berat : 18kg -26 kg. 


 

Fisiologi : 

Memiliki casque (tanduk) berbentuk segitiga di atas kepalanya. 

Kepala : Kulit kepala dan leher tidak berbulu, berwarna biru dengan bercak merah di sampingnya. 

Sayap: Sayap ada, tetapi sangat kecil sehingga tidak bisa digunakan untuk terbang. 

Bulu: Berwarna hitam mengkilap dan lebih kelam dibandingkan kasuari lain. 

Kaki : Kokoh dan kuat, dengan tiga jari kaki dan cakar tajam di jari kaki bagian dalam. 


 

Ekologi (Tingkah Laku) : Diurnal (Aktif di siang hari, dengan puncak aktivitas pada waktu fajar dan senja/krepuskular untuk mencari makan).


 

Diet (Makanan) : Buah-buahan yang jatuh ke tanah, jamur, serangga, dan vertebrata kecil. 


 

Reproduksi : Ovipar 

Musim Reproduksi : Mei - Juni

Jumlah anak/Telur : 3-8 Telur dalam 1 sarang. 


 

(Chronialogi) Masa Hidup : 

Alam liar : 18-20 Tahun

Penangkaran : 40 Tahun


 

Notes :Nama genus dan spesifik Casuarius berasal dari kata dalam bahasa Melayu, yaitu "kesuari" atau "kasuari". Nama ini merujuk pada penampilan fisik bulunya yang halus dan menjuntai menyerupai rambut, yang dalam bahasa lokal setempat sering dianalogikan dengan karakteristik tersebut. Sementara nama umum "Southern Cassowary" merujuk pada wilayah distribusinya yang mencakup area paling selatan dari seluruh wilayah sebaran genus kasuari, termasuk Australia Utara. Kasuari memiliki nilai budaya penting bagi masyarakat adat Papua, sering muncul dalam cerita rakyat, tarian, dan seni, bahkan dianggap sebagai sosok ibu dalam beberapa cerita. System repproduksi mereka menganut Poliandri sekuensial, di mana satu betina akan kawin dengan beberapa jantan dalam satu musim).

Predikat Burung Paling Berbahaya di Dunia Guinness Book of Records mencatat burung ini sebagai yang paling berbahaya karena memiliki cakar tengah seperti belati sepanjang 12 cm yang mampu merobek perut predator atau manusia dengan satu tendangan melompat yang kuat. ​Inversi Peran Gender (Parental Care Utama oleh Jantan) Setelah burung betina bertelur, ia akan pergi mencari pasangan baru. Burung jantan bertugas mengerami telur selama sekitar 50 hari dan merawat anak-anaknya sendirian hingga usia 9 bulan.​Petani Hutan Hujan (Spesies Kunci)Kasuari merupakan keystone species bagi ekosistem hutan hujan. Mereka mampu menelan buah berbiji besar yang tidak bisa dikonsumsi hewan lain. Biji tersebut keluar bersama kotorannya dalam kondisi utuh dan siap berkecambah, membantu regenerasi vegetasi hutan secara masif. ​Fungsi Misterius Tanduk (Casque)  Para ilmuwan menyimpulkan bahwa struktur helm (casque) di kepalanya berfungsi sebagai alat penerima suara frekuensi rendah (infrasound) dan membantu mereka mendeteksi panggilan kasuari lain di tengah lebatnya vegetasi hutan tropis.


 

Sumber Pustaka :

- GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AVS-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 58

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 149.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 28-37.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 38.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

AVS-EAA-DB-1 (2005) — Ensiklopedia Anak-Anak: Dunia Burung Jilid 1.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.

AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-BPD-DBS (2012)—Buku Pintar Dunia: Dunia Burung dan Serangga (Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya).

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).

AVS-PS-42BO (2010)—Memelihara 42 Burung Ocehan Populer.


 

Referensi : https://www.biolib.cz/en/taxon/id8319/

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Dwarf_cassowary

https://www.greeners.co/flora-fauna/kasuari-kerdil-tubuhnya-paling-mungil-di-antara-kasuari-lainnya/

https://www.loc.gov/everyday-mysteries/zoology/item/worlds-most-dangerous-bird/


 

Penulis : Ali Setyaki

Editor : M. Sifa Ramadhan. 

Foto By :  Database PARAMIDSN (Zoo KBS Surabaya ) IndonesiaIndonesia