Balearica pavonina ssp. pavonina

Balearica pavonina ssp. pavonina

Balearica pavonina ssp. pavonina

Aves (Burung)
Selasa, 26 Mei 2026
Dsn Mamalia
15 Views

19 / Mei / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah: Balearica pavonina ssp. pavonina

Nama English: West African Black Crowned Crane

Nama Lokal: Jenjang Mahkota Hitam Afrika Barat / Burung Kren Afrika Barat


 

Penemu: (Linnaeus, 1758)


 

Sinonim: Ardea pavonina Linnaeus, 1758


 

Biogeografi: Wilayah Afrika Barat hingga Afrika Tengah, tersebar luas dari Senegal, Gambia, Guinea-Bissau, Mali, Burkina Faso, Niger, Nigeria, hingga bagian utara Kamerun dan Chad.


 

Ekologi (Habitat): Lahan basah air tawar pedalaman, rawa-rawa bakau dangkal, sawah banjir, dataran rendah yang tergenang air, dan padang rumput basah yang berdekatan dengan sungai besar di zona Sahel.


 

Taksonomi & Klasifikasi

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Order: Gruiformes

Family: Gruidae

Subfamily: Balearicinae

Genus: Balearica

Species: Balearica pavonina

Subspecies: Balearica pavonina ssp. pavonina


 

(Included & Paleo Species)

Balearica pavonina (Linnaeus, 1758) - Black Crowned Crane

-  Balearica regulorum (E. T. Bennett, 1834) - Grey Crowned Crane


 

Paleo Spesies: 

- Balearica excelsa Milne-Edwards †

- Balearica exigua Feduccia & Voorhies, 1992 †

- Balearica rummeli (Mlíkovský, 1998)


 

Subspecies : 

- Balearica pavonina ceciliae Mitchell, 1904 - Sudan Crowned Crane

- Balearica pavonina pavonina (Linnaeus, 1758) - West African Crowned Crane


 

Status Konservasi

IUCN: VU (Vulnerable / Rentan – Melekat pada spesies utamanya)

CITES: Appendix II



 

Morfologi:

Panjang: 95 – 100 cm

Rentang Sayap: 175 – 195 cm

Berat: 3.0 – 3.8 kg


 

Fisiologi:

Warna & Bulu: Tubuh didominasi oleh bulu berwarna hitam keabu-abuan arang yang gelap. Sayap atas menampilkan kontras bulu penutup putih bersih dan bulu sekunder berwarna cokelat kemerahan (marun) tua.

Mahkota: Memiliki jambul kaku berbentuk mahkota tegak berwarna kuning keemasan dari bulu-bulu termodifikasi di atas kepala.

Pipi & Gelambir: Karakteristik utama ssp. pavonina adalah kulit pipi bagian bawah berwarna merah, sedangkan bagian atasnya didominasi warna putih yang lebih bersih dan tegas. Gelambir merah di bawah paruh berukuran sangat kecil atau hampir tidak terlihat jika dibandingkan dengan kerabatnya.

Ciri Khas: Kaki panjang dengan hallux (jari belakang) yang kuat untuk mencengkeram dahan, memungkinkan subspesies ini bertengger dengan stabil di pepohonan tinggi saat menghindari predator malam.


 

Ekologi (Tingkah Laku): Bersifat diurnal, aktif pada siang hari

Diet (Makanan): Omnivora opportunistik; mengonsumsi pucuk tanaman muda, biji-bijian rumput, serangga tanah (belalang, kumbang), siput, cacing tanah, serta vertebrata kecil seperti kadal dan katak.


 

Reproduksi: Ovipar

Musim Reproduksi:  Juni hingga September).

Jumlah telur: 2 – 3 butir berwarna putih dengan semburat biru pucat atau kehijauan, dilapisi permukaan berkapur.


 

Masa Hidup (Longevity):

Alam liar: 20 – 25 tahun.

Penangkaran: \pm 35 – 40 tahun.

 

(Notes) : mereka menggunakan Vokalisasi & Tarian yakni Mengandalkan tarian visual yang elegan (melompat, membungkuk, dan berlari kecil) disertai suara terompet bernada tinggi yang dihasilkan dari trakea yang panjang untuk memperkuat ikatan berpasangan. ​Subspesies Balearica pavonina ssp. pavonina merupakan subspesies nominal (bentuk dasar) dari spesies jenjang mahkota hitam. Secara morfologis, varietas Afrika Barat ini memiliki ukuran rata-rata yang sedikit lebih ramping dengan pola warna putih pada pipi yang lebih dominan di area atas dibandingkan dengan ssp. ceciliae dari wilayah Sudan. ​Populasi lokal di Afrika Barat menghadapi tekanan berat akibat alih fungsi lahan basah menjadi area pertanian, penggembalaan ternak yang berlebihan, serta perburuan liar untuk perdagangan avikultur ilegal. Perlindungan terhadap kawasan basah musiman di sepanjang sabuk Sahel menjadi kunci utama penyelamatan populasi subspesies nominal ini. Mereka biasanya berpasangan atau membentuk kelompok kecil saat mencari makan. Menjelang malam, mereka terbang bersama untuk bertengger secara komunal di pohon-pohon tinggi di dekat sumber air.


 

Sumber Pustaka:

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AVS-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 58

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 149.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 28-37.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 38.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

AVS-EAA-DB-1 (2005) — Ensiklopedia Anak-Anak: Dunia Burung Jilid 1.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.

AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-BPD-DBS (2012)—Buku Pintar Dunia: Dunia Burung dan Serangga (Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya).

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).

AVS-PS-42BO (2010)—Memelihara 42 Burung Ocehan Populer.


 

Referensi:

​https://www.biolib.cz/en/taxon/id336359/

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=709496

https://www.inaturalist.org/observations/240493371

https://observation.org/photos/146178955/


 

Penulis: Ali Maruf

Editor: Agung Widodo

Foto By: INaturalist | gbiribou