Balearica pavonina ssp. ceciliae

Balearica pavonina ssp. ceciliae

Balearica pavonina ssp. ceciliae

Aves (Burung)
Selasa, 26 Mei 2026
Dsn Mamalia
13 Views

19 / Mei / 2026 | PARAMIDSN


 

Nama Ilmiah: Balearica pavonina ssp. ceciliae

Nama English: Sudan Black Crowned Crane

Nama Lokal: Jenjang Mahkota Hitam Sudan / Burung Kren Sudan


 

Penemu: Mitchell, 1904


 

Sinonim: Balearica ceciliae Mitchell, 1904


 

Biogeografi: Wilayah Afrika Timur, terutama tersebar dari Sudan, Sudan Selatan, Chad, hingga utara Kenya dan Ethiopia.


 

Ekologi (Habitat): Rawa-rawa musiman, bantaran sungai Nil, lahan basah terbuka, savana berair,  padang rumput dengan genangan air tawar.


 

​Taksonomi & Klasifikasi

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Order: Gruiformes

Family: Gruidae

Subfamily: Balearicinae

Genus: Balearica

Species: Balearica pavonina

Subspecies: Balearica pavonina ssp. ceciliae


 

​Included & Paleo Species :

-  Balearica pavonina (Linnaeus, 1758) - Black Crowned Crane

-  Balearica regulorum (E. T. Bennett, 1834) - Grey Crowned Crane


 

Paleo Spesies: 

- Balearica excelsa Milne-Edwards †

- Balearica exigua Feduccia & Voorhies, 1992 †

- Balearica rummeli (Mlíkovský, 1998)


 

Subspecies : 

- Balearica pavonina ceciliae Mitchell, 1904 - Sudan Crowned Crane

- Balearica pavonina pavonina (Linnaeus, 1758) - West African Crowned Crane


 

​Status Konservasi

IUCN: VU (Vulnerable / Rentan – Melekat pada spesies utamanya)

CITES: Appendix II

Morfologi:

Panjang: 100 – 105 cm

Rentang Sayap: 180 – 200 cm

Berat: 3.5 – 4 kg


 

Fisiologi:

Warna & Bulu: Secara keseluruhan didominasi warna hitam keabu-abuan arang yang pekat. Bulu penutup sayap berwarna putih kontras dengan bulu sekunder cokelat marun tua.

Mahkota: Memiliki jambul kaku yang tegak dan lebat di atas kepala, berwarna kuning keemasan berkilau seperti mahkota.

Pipi & Gelambir: Karakteristik pembeda utama ssp. ceciliae adalah area warna merah pada kulit pipinya yang cenderung lebih luas dan intens ke arah atas, berbatasan langsung dengan area putih kecil di bagian paling atas pipi. Memiliki gelambir merah kecil fungsional di tenggorokan.

Ciri Khas: Struktur jari kaki yang adaptif (hallux panjang) membuatnya mampu mencengkeram ranting dengan kuat untuk bertengger di pohon, pelindung alami yang sangat baik dari predator malam.


 

Ekologi (Tingkah Laku): diurnal (aktif di siang hari) 


 

Diet (Makanan): Omnivora opportunistik; menyukai serangga besar, siput air, cacing, reptil kecil, ikan kecil, serta biji-bijian rumput, tunas tanaman air, dan umbi-umbian tanah.


 

Reproduksi: Ovipar (Setia pada satu pasangan/Monogami).

Musim Reproduksi: Menyesuaikan puncak musim hujan di wilayah Afrika Timur (biasanya berkisar antara Juli hingga September).

Jumlah telur: 2 – 4 butir berlapis kapur tebal dengan warna putih kehijauan.


 

Masa Hidup (Longevity):

Alam liar: 20 – 25 tahun.

Penangkaran: \pm 35 – 40 tahun.

​ 

(Notes): Mereka sangat teritorial selama musim kawin. Saat malam hari, mereka bertengger dalam kelompok komunal di pepohonan tinggi seperti pohon akasia di sepanjang tepi Air. Mereka memiliki ritual tarian khas berupa lompatan vertikal yang tinggi, membungkuk satu sama lain, melangkah anggun, dan mengeluarkan suara pekikan terompet nyaring yang bergaung keras melintasi lahan basah.  Subspesies Balearica pavonina ssp. ceciliae mendiami zona biogeografi Afrika bagian timur yang cenderung memiliki karakteristik musim kering dan basah yang ekstrem. Perbedaan morfologisnya dengan subspesies nominal dari Afrika Barat terletak pada ukuran tubuh yang sedikit lebih padat serta perluasan warna merah pada kulit wajahnya yang lebih dominan. ​Keberadaan subspesies ini sangat bergantung pada kestabilan ekosistem lahan basah di sepanjang lembah sungai Nil dan dataran banjir Sudan. Fragmentasi habitat akibat proyek bendungan skala besar, kekeringan berkepanjangan, serta gangguan aktivitas manusia di area sarang menjadi tantangan serius bagi kelestarian populasi lokal ssp.


 

Sumber Pustaka:

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AVS-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 58

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 149.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 28-37.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 38.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

AVS-EAA-DB-1 (2005) — Ensiklopedia Anak-Anak: Dunia Burung Jilid 1.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.

AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-BPD-DBS (2012)—Buku Pintar Dunia: Dunia Burung dan Serangga (Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya).

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).

AVS-PS-42BO (2010)—Memelihara 42 Burung Ocehan Populer.


 

Referensi:

​https://www.biolib.cz/en/taxon/id336358/

https://www.inaturalist.org/observations/145832257

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=341004

https://observation.org/photos/33180267/


 

Penulis: Ali Setyaki

Editor: Agung Monche

Foto By: iNaturalist : asratag