Balearica pavonina

Balearica pavonina

Balearica pavonina

Aves (Burung)
Minggu, 24 Mei 2026
Dsn Mamalia
95 Views

14 / Mei / 2026 | PARAMIDSN

​

​Nama Ilmiah: Balearica pavonina

​Nama English: Black Crowned Crane

​Nama Lokal: Jenjang Mahkota Hitam / Burung Kren Mahkota Hitam


 

​Penemu: (Linnaeus, 1758)


 

​Sinonim: Ardea pavonina Linnaeus, 1758


 

​Biogeografi: Wilayah sub-Sahara Afrika, membentang dari Senegal dan Gambia di barat hingga Ethiopia dan Kenya di bagian timur.


 

​Ekologi (Habitat): Lahan basah terbuka, rawa-rawa, rawa payau, tepi sungai, savana yang tergenang air, dan lapangan rumput yang berdekatan dengan badan air.


 

​Taksonomi & Klasifikasi

​Kingdom: Animalia

​Phylum: Chordata

​Class: Aves

​Order: Gruiformes

​Family: Gruidae

​Subfamily: Balearicinae

​Genus: Balearica

​Species: Balearica pavonina

​ 

Included & Paleo Species :

-  Balearica pavonina (Linnaeus, 1758) - Black Crowned Crane

-  Balearica regulorum (E. T. Bennett, 1834) - Grey Crowned Crane


 

Paleo Spesies: 

- Balearica excelsa Milne-Edwards †

- Balearica exigua Feduccia & Voorhies, 1992 †

- Balearica rummeli (Mlíkovský, 1998)


 

Subspecies : 

- Balearica pavonina ceciliae Mitchell, 1904 - Sudan Crowned Crane

- Balearica pavonina pavonina (Linnaeus, 1758) - West African Crowned Crane


 

​Status Konservasi

​IUCN: VU (Vulnerable / Rentan)

​CITES: Appendix II

​

​Morfologi:

​Panjang: 100 – 105 cm

​Rentang Sayap: 180 – 200 cm

​Berat: 3 – 4 kg


 

​Fisiologi:

Kepala :

Paruh : 

​Warna & Bulu: Bulu tubuh didominasi warna hitam keabu-abuan gelap. Sayap atas memiliki bercak putih besar dengan bulu sekunder berwarna cokelat tua kemerahan.

​Mahkota: Memiliki jambul khas berbentuk mahkota di atas kepala yang terdiri dari bulu-bulu kaku tegak berwarna kuning keemasan.

Tubuh : 

Kaki & jari : Memiliki jari kaki belakang (hallux) yang panjang dan fungsional, memungkinkan spesies ini untuk bertengger di atas pohon—sebuah kemampuan unik yang jarang dimiliki oleh famili Gruidae lainnya.

​Pipi & Gelambir: Kulit pipi bagian atas berwarna putih, sedangkan bagian bawahnya berwarna merah cerah. Memiliki gelambir merah kecil di bawah dagu (lebih kecil dibanding kerabatnya, B. regulorum).


 

​Ekologi (Tingkah Laku):diurnal. Mereka aktif mencari makan pada siang hari 


 

​Vokalisasi & Tarian: Terkenal dengan ritual "tarian" yang rumit melibatkan gerakan melompat, membungkuk, berlari, dan melemparkan potongan rumput ke udara. Komunikasi dilakukan lewat suara terompet bernada tinggi yang dihasilkan dari struktur trakea mereka.


 

​Diet (Makanan): Omnivora; memakan serangga (belalang, jangkrik), cacing, kaki seribu, reptil kecil, katak, serta biji-bijian, tunas tanaman, dan umbi-umbian di lahan basah.


 

​Reproduksi: Ovipar (Monogami setianya berlangsung seumur hidup).

​Musim Reproduksi:  Juli hingga Oktober di Afrika Barat).

​Jumlah telur: 2 – 5 butir telur berwarna biru pucat atau putih kehijauan.


 

(Longevity) ​Masa Hidup :

​Alam liar: 20 – 25 tahun.

​Penangkaran: \pm 30 – 40 tahun.

​ 

(Notes) : ​berkelompok atau berpasangan, dan akan terbang ke atas pepohonan tinggi saat malam hari untuk tidur guna menghindari predator darat. merupakan simbol kultural yang sangat penting di Afrika, bahkan menjadi burung nasional bagi beberapa wilayah regional karena keanggunannya. Karakteristik yang paling membedakannya dengan Jenjang Mahkota Abu-abu adalah warna bulu tubuhnya yang jauh lebih gelap serta area merah pada pipinya yang lebih dominan di bagian bawah. ​Meskipun memiliki wilayah persebaran yang luas, populasi spesies ini terus mengalami penurunan drastis dalam beberapa dekade terakhir. Fragmentasi lahan basah akibat kekeringan, alih fungsi lahan menjadi area pertanian, serta maraknya perdagangan satwa liar ilegal menjadi faktor utama yang mengancam kepunahan burung bermahkota emas ini di habitat aslinya.


 

​

​Sumber Pustaka:

​GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

​GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

​AVS-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 58

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 149.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.

​GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 28-37.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

​GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 38.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

​GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

AVS-EAA-DB-1 (2005) — Ensiklopedia Anak-Anak: Dunia Burung Jilid 1.

​GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

​AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.

​AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

​AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-BPD-DBS (2012)—Buku Pintar Dunia: Dunia Burung dan Serangga (Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya).

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

​AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).

AVS-PS-42BO (2010)—Memelihara 42 Burung Ocehan Populer.


 

​ Referensi:

​https://www.biolib.cz/en/taxon/id21601/

https://www.inaturalist.org/search?q=Balearica%20pavonina

https://en.wikipedia.org/wiki/Black_crowned_crane

https://www.inaturalist.org/observations/265272303


 

​Penulis: Ali Setyaki

​Editor: Agung Monche

​Foto By: iNaturalis | lucclaes