September/2/2025- 18.00| PARAMIDSN
Nama Ilmiah : Apteryx mantelli
Nama English : North Island Brown Kiwi
Nama Lokal : Kiwi Cokelat Utara.
Penemu : (A. D. Bartlett, 1852)
Sinonim : Dromiceius novaezelandiae Lesson, 1828 nomen nudum. ;Apteryx mantelli novaezelandiae Lesson, 1828.;Apteryx australis novaezealandiae Lesson, 1828.;Apteryx australis mantelli Bartlett, 1852.;Apteryx mantelli mantelli Bartlett, 1852.;Apteryx mantellii Bartlett, 1862
.;Apteryx bulleri Sharpe, 1888.
Biogeografi : (Selandia baru) Coromandel, Pulau Utara bagian timur, dan Pulau Utara bagian barat.
Ekologi (Habitat) :
- Habitat Terbuka, Padang Rumput, Moor, Alang-Alang, Savana, Ladang Semak.
- Hutan Tropis & Hutan Hujan.
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Infraclass: Palaeognathae
Order: Apterygiformes
Family: Apterygidae
Genus: Apteryx
Species: A. mantelli
Similar species/ species Fosil : 5/1
- species Apteryx australis (Shaw, 1813), Southern Brown Kiwi.
- species Apteryx mantelli (A. D. Bartlett, 1852) North Island Brown Kiwi.
- species Apteryx maxima (Sclater & Hochstetter, 1861) Great Spotted Kiwi.
- species Apteryx owenii Gould, 1847 - Little Spotted Kiwi.
- species Apteryx rowi (A. J. D. Tennyson, R. L. Palma, H. A. Robertson, T. H. Worthy & B. Gill, 2003) Okarito Kiwi.
Fosil :
- species Apteryx littoralis (Tennyson & Tomotani, 2021).
Subspesies : -
Status Konservasi: VU(Vulnerable/Rentan)
Morfologi :
Panjang : 45cm - 55 cm
Berat :
betina : 2,1kg - 3,9kg
Jantan : 1,6kg - 2,8kg
Fisiologi :
Paruh : Burung ini memiliki paruh panjang dengan lubang hidung di ujungnya, yang digunakan untuk mengendus dan mencari makan seperti cacing dan serangga di bawah tanah.
Bulu : Burung ini memiliki tubuh yang bulat, dengan bulu yang lembut, tebal, berwarna cokelat keabu-abuan dan tidak memiliki ekor. Bulunya menyerupai rambut dan kaku saat disentuh.
Sayap : Kiwi memiliki sayap yang sangat kecil dan tidak fungsional, yang menjadi asal nama ilmiah 'Apteryx' yang berarti "tanpa sayap.
Mata : Mata burung kiwi berukuran kecil, yang tidak selaras dengan gaya hidup nokturnal mereka yang bergantung pada indra lain.
Kaki : Memiliki kaki yang kuat dengan jari-jari kaki bercakar yang pendek.
Ekologi (Tingkah Laku) : Nokturnal : aktif pada malam hari.
Diet (Makanan) : serangga, cacing, dan hewan kecil lainnya di bawah tanah. Udang, amfibi, dan belut, di samping serangga.
Reproduksi : Ovipar
Musim Reproduksi :setiap 4 hingga 6 minggu
Jumlah anak/Telur : 1-2 Telur
(Chronialogi) Masa Hidup :
Alam liar :20 - 30 tahun
Penangkaran : 40 tahun
Notes : Burung kiwi dinobatkan sebagai ikon negara Selandia Baru, Kiwi berkicau di malam hari untuk menandai wilayah kekuasaan mereka dan tetap berhubungan dengan pasangannya . Bentuk mencari makan yang paling umum dilakukan oleh kiwi coklat Pulau Utara adalah dengan mengetuk dan menyentuh substrat tanah dengan paruhnya. perbedaan dari spesies Kiwi Cokelat Selatan terletak pada geogirafis serta pola makan yang sedikit berbeda dari kerabatnya yang berada di selatan. Kiwi cokelat (saat itu Apteryx australis ) awalnya dianggap juga mencakup rowi (kiwi Okarito) dan spesies tokoeka . Namun, melalui pengujian genetik pada tahun 1994, ditetapkan bahwa tokoeka adalah takson yang terpisah dan berbeda
Sumber Pustaka :
- National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.
- Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN 1 & 3.
- DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.
- DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Tumbuhan & Hewan jld 2 hlm 188-190.
- BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.
- BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.
- KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN Jean-Claude Corbel, Ariana Archambault hlm 45-50.
- DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.
- Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4. Burung.
- Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.
- Pustaka Alam Life Burung 1979-1987.
- Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung 1989.
- Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).
Referensi : https://en.m.wikipedia.org/wiki/North_Island_brown_kiwi
https://www.biolib.cz/en/taxon/id169804/
Penulis : Ali Ma'ruf
Editor : Suaizam
Foto By :app inaturalist | caiden_b