Anastomus lamelligerus

Anastomus lamelligerus

Anastomus lamelligerus

Aves (Burung)
Kamis, 25 Desember 2025
Dsn Mamalia
84 Views

23/DESEMBER/2025 | PARAMIDSN

 

Nama Ilmiah : Anastomus lamelligerus

Nama English :Asian Openbill

Nama Lokal :Bangau paruh terbuka afrika

 

Penemu : Temminck 1823


 

Sinonim :-


 

Biogeografi : Afrika sub-sahara


 

Ekologi (Habitat) : sawah,rawa rawa,dan danau.

 

Taksonomi & Klasifikasi :

Kingdom:Animalia

Phylum:Chordata

Class:Aves

Order:Ciconiiformes

Family:Ciconiidae

Genus:Anastomus

Species:Anastomus lamelligerus

 

Included & Paleo species/ : 2/0

-Anastomus lamelligerus.

-Anastomus oscitans


 

Paleo  : -


 

Subspesies :

-Anastomus lamelligerus lamelligerus.

-Anastomus lamelligerus madagascariensis


 

Status Konservasi:

IUCN : LC (Least Concern/Risiko rendah)

 

Morfologi : 

Panjang:80-94 cm

Berat:1-1,3kg


 

Fisiologi : 

Warna: Seluruh tubuh tertutup bulu hitam kecokelatan dengan kilauan hijau atau ungu metalik jika terkena cahaya.

Paruh: Memiliki celah (gap) yang khas antara mandibula atas dan bawah saat paruh tertutup. Celah ini berfungsi sebagai alat spesialis untuk memegang cangkang siput.

Kerongkongan & paruh : Memiliki struktur khusus pada kerongkongan dan paruh yang memungkinkan mereka mengekstraksi daging moluska dari cangkangnya tanpa harus menghancurkan cangkang tersebut.

 

Ekologi (Tingkah Laku) :Diurnal


 

Diet (Makanan) : siput,katak,kadal,dan kepiting


 

Reproduksi : ovipar

Musim Reproduksi :Awal musim hujan.

Jumlah anak/Telur :3-5 telur


 

(Lifespan) Masa Hidup : 

Alam liar :10-15 tahun

Penangkaran :18-25 tahun

 

Notes : Celah pada paruh mereka bukan karena cacat atau kerusakan, melainkan adaptasi evolusioner. Celah tersebut baru akan muncul dan terlihat jelas setelah burung mencapai usia dewasa.Etimologi 

Nama genus Anastomus berasal dari bahasa Yunani ana (terbuka, terpisah) dan stoma (mulut), mengacu pada celah khas pada paruh burung dewasa. Nama spesies lamelligerus berasal dari bahasa Latin lamella (lempeng kecil) dan -gerus (membawa), yang merujuk pada struktur seperti lamela pada bagian dalam paruh yang membantu menangkap serta mengolah mangsa, terutama siput.Persebaran & Migrasi mereka Tersebar luas di Afrika bagian timur, tengah, selatan hingga sebagian Afrika barat, termasuk Madagaskar. Spesies ini umumnya bersifat nomaden atau melakukan perpindahan musiman mengikuti ketersediaan lahan basah dan musim hujan. Mereka bukan burung migran jarak jauh seperti bangau Eropa, tetapi akan berpindah ke daerah yang baru tergenang air ketika musim hujan dan kembali saat habitat mulai mengering.African Openbill merupakan predator alami berbagai siput air tawar, terutama siput yang berpotensi menjadi hama pertanian maupun inang parasit. Kehadirannya membantu menjaga keseimbangan populasi moluska di ekosistem lahan basah, sehingga berperan penting dalam menjaga kesehatan ekosistem serta mendukung produktivitas kawasan persawahan.Burung muda memiliki paruh yang masih rapat; celah tersebut baru berkembang seiring pertambahan usia hingga dewasa. African Openbill sering bersarang secara koloni bersama bangau, kuntul, ibis, dan burung air lainnya pada pohon-pohon yang berada di sekitar lahan basah. Saat populasi siput melimpah, seekor African Openbill mampu memakan puluhan hingga ratusan siput dalam sehari sehingga berkontribusi sebagai pengendali alami hama siput di ekosistem perairan. Kilau hijau dan ungu pada bulunya bukan berasal dari pigmen, melainkan efek iridesensi, yaitu pantulan cahaya oleh struktur mikroskopis bulu. Walaupun namanya "Openbill", celah pada paruh tidak mengurangi kekuatan menggigit, justru membuat burung ini sangat efisien dalam menangani mangsa bercangkang yang sulit dimakan oleh burung air lainnya.

 

Sumber Pustaka :

GEN-NG-FPN (2016) — National Geographic FAUNAPEDIA hlm 98-144.

GEN-EBDH-1 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 1.

AVS-EBDH-3 (2003) — Ensiklopedia BIOLOGI DUNIA HEWAN Jilid 3.

GEN-AS-BP (2018) — Abisakha Santoso, Buku Pintar Hewan Untuk Pelajar hlm 94-124.

GEN-HDITL-PB (1996)—Hamparan Dunia Ilmu Time-Life PERILAKU BINATANG

GEN-HDITL-EMH (1996) — Hamparan Dunia Ilmu Time-Life Evolusi Mahluk Hidup

GEN-KPBA-DB (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Dunia Binatang

GEN-KPBA-KP (1982) — KHAZANAH PENGETAHUAN BAGI ANAK-ANAK Kehidupan Prasejarah hlm 58

GEN-WWP-UB (1988) — Widya Wiyata Pertama Ulah Binatang 

GEN-WWP-SL (1988) — Widya Wiyata Pertama Satwa Liar

GEN-WWP-BSK (1988) — Widya Wiyata Binatang Sahabat Kita

GEN-EPUP-FF (2014) — Ensiklopedia Pengetahuan Umum Populer Flora Fauna

GEN-SETS-DHT (2010) — Science, Environment, Technology & Society: Dunia Hewan dan Tumbuhan hlm 149.

GEN-DK-ST-2 (2007) — DK Ensiklopedia Sains & Teknologi Jld 2 hlm 188-190.

GEN-DK-MSH (2003) — DK 4 Ensiklopedia Mengenal Sains Hewan hlm 48-71.

GEN-EP-FF-1 (2012) Ensiklopedia Pengetahuan: Fauna & Flora 1 hlm 28-37.

​​GEN-BIP-UGH (2019) — BIP The Ultimate Guide Hewan hlm 26-39.

GEN-BIP-UBH (2020) — BIP THE ULTIMATE BOOK HEWAN hlm 46-64.

GEN-PPM-PL (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern  Pantai Laut hlm 38.

GEN-PPM-DB (1991) — Pustaka Pengetahuan Modern Dunia Binatang

GEN-KIPB (2004) — KAMUS IPA BERGAMBAR DUNIA HEWAN & TUMBUHAN hlm 45-50.

GEN-SPS-CHH (2005) — ​Seri Pustaka Sains: Cara Hidup Hewan.

AVS-EAA-DB-1 (2005) — Ensiklopedia Anak-Anak: Dunia Burung Jilid 1.

GEN-DK-EEF (2005) — DK e.encylopedia fauna hlm 192-237.

GEN-ESS-2 (2009) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Jilid 2: Ekologi.

AVS-ESS-4 (2010) — Ensiklopedia Sains Spektakuler Vol 4 Burung.

AVS-PAL-1979 — Pustaka Alam Life Burung (Edisi Cetak 1979-1987).

GEN-PAL-EKO (1980) — Pustaka Alam Life Ekologi

GEN-PAL-LAUT (1980) — Pustaka Alam Life Laut

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Utara.

GEN-PAL-MSAU (1980) — Pustaka Alam Life Marga Satwa Amerika Selatan.

AVS-EISF-1989 — Ensiklopedia Indonesia Seri Fauna Burung (Edisi Cetak 1989).

GEN-ARM-DDB (2010)—Ensiklopedia Dunia dalam Binatang: Fakta-Fakta Unik & Menarik Dunia Hewan.

GEN-BPD-DBS (2012)—Buku Pintar Dunia: Dunia Burung dan Serangga (Mengenal Fakta Sains dan Keunikannya).

GEN-ENS-FDI (2010)—Ensiklopedia: Fauna di Indonesia

GEN-TS-JP-1 (2012)—Jelajah Pengetahuan: Fauna & Flora Jilid 1.

GEN-AB-EDF-1 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 1)

GEN-AB-EDF-2 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 2)

GEN-AB-EDF-3 (2012)—Ensiklopedia Dunia Fauna (Judul Seri 3)

AVS-EHBR-A (2015) — Ensiklopedia Hewan Beraneka Ragam Burung/Aves (Alya Fathiya).

AVS-PS-42BO (2010)—Memelihara 42 Burung Ocehan Populer.


 

 

Referensi : 

https://www.biolib.cz/en/taxon/id21097/

https://www.biolib.cz/en/taxon/id125326/

https://www.inaturalist.org/observations?taxon_id=4776

https://www.inaturalist.org/observations/331656607

https://en.wikipedia.org/wiki/African_openbill

 

Penulis : Dila

Editor : Ali Setyaki 

Foto By : Inaturalist- martin