19JANUARI/2026 - 03.40| Redaksi PARAMIDSN
Surabaya,Paramidsn.com- What if ? Sebuah frase kata yang di kutip dari serial Marvel dimana semua realita tidak terjadi dengan semestinya atau justru menjadi terbalik oleh karena suatu hal, contoh di dalam Film movie (Love & Monster 2020 ) juga menjadi patokan dalam pembahasan artikel kita kali ini.
Pembesaran satwa kecil
Dalam kasus pembesaran terhadap satwa yang kecil biasa di sebut Gigantisme atau sebagian individu satwa tersebut memang terisolasi dari dunia luar, makanan melimpah serta tidak adanya predator yang menjadi musuh alamiahnya. Jika yang terjadi pada serangga tiba tiba membesar menjadi raksasa dan manusia sendiri mengecil maka yang paling di takutkan atau yang paling keji dan mematikan adalah Belalang sembah atau dalam bahasa Indonesia belalang kadung / walang kadung mengapa demikian. Ya tentu saja Belalang sembah atau Mantis merupakan satwa yang paling keji.
Mesin Psikopat berdarah dingin
Dalam study beberapa kasus terlihat Belalang Sembah atau Mantis mampu memangsa seekor Burung, kadal, dan bahkan Serangga besar yang ukurannya bisa mencapai 3x lipat dari tubuhnya. Dan dari beberapa video yang beredar di internet sendiri bahkan seekor burung Gagak & kucing pun enggan melawan Mantis atau belalang sembah. Saat terancam oleh predator lain Mantis dapat membuka lebar lebar lengan yang berduri serta juga sedikit membesarkan badanya. Kedua lengannya yang merupakan adaptasi evolusioner yang krusial untuk berburu, yang dikenal sebagai kaki raptorial. Duri-duri ini terletak pada bagian dalam femur (paha) dan tibia (kaki bawah) yang berfungsi mencengkeram mangsa dengan kuat setelah diserang dengan kecepatan tinggi. Setelah duri tajam itu menancap maka mangsa akan lemas dan tak berdaya dimana Mantis pun juga langsung memukbang atau langsung memakan mangsanya secara perlahan. Selain duru yang tajam mulut Mantis sendiri memiliki Struktur mulut tipe mandibulata (pengunyah/pemotong), yang secara khusus beradaptasi untuk gaya hidup predatornya yang ganas. Berbeda dengan serangga penghisap, mantis menggunakan rahang yang kuat untuk merobek dan menghancurkan mangsa dalam kondisi hidup. Dari kesimpulan di atas melihat keganasan dan kengerian Mantis untung saja Mantis tidak di ciptakan secara Gigantisme atau raksasa, jika yang terjadi Mantis membesar dan melebihi ukuran manusia bisa bisa manusia tak akan luput dari keganasan SE ekor Mantis.
Penulis: Ali Maruf
Editor : Dilla
Foto By : NatGeo Wild