Vantablack Warna Hitam pekat menyerap 99,5% cahaya, muncul di Beberapa Satwa & digunakan di Mobil BMW.

Vantablack Warna Hitam pekat menyerap 99,5% cahaya, muncul di Beberapa Satwa & digunakan di Mobil BMW.

Vantablack Warna Hitam pekat menyerap 99,5% cahaya, muncul di Beberapa Satwa & digunakan di Mobil BMW.

Aves
Minggu, 11 Januari 2026
Dsn Mamalia
125 Views

10/JANUARI/2026-16.00| Redaksi PARAMIDSN


 

Surabaya, Paramidsn.com- Warna hitam memang umum dijumpai di alam. Namun, pernahkah Anda membayangkan ada suatu material yang mampu menyerap hampir seluruh cahaya yang mengenainya sehingga terlihat seperti "lubang hitam"? Material tersebut dikenal sebagai Vantablack, salah satu material tergelap yang pernah diciptakan manusia.


 

Nama Vantablack dari Manusia

Meski sering disebut sebagai warna, Vantablack sebenarnya bukanlah cat ataupun pigmen, melainkan material yang tersusun dari jutaan tabung nano karbon (carbon nanotubes) yang berdiri tegak. Nama Vantablack merupakan singkatan dari Vertically Aligned Nano Tube Array.

Ketika cahaya mengenai permukaannya, foton tidak dipantulkan kembali ke mata, melainkan terperangkap di antara tabung-tabung nano tersebut dan diubah menjadi energi panas. Akibatnya, material ini mampu menyerap lebih dari 99,5% cahaya, sehingga objek yang dilapisi Vantablack tampak kehilangan bentuk, dimensi, bahkan bayangannya.


 

BMW X6 Vantablack, Mobil yang Tampak Seperti Bayangan

Teknologi Vantablack pernah diterapkan pada sebuah mobil konsep BMW X6 Vantablack, yang diperkenalkan sebagai satu-satunya kendaraan di dunia dengan lapisan material tersebut. Mobil ini tidak menggunakan Vantablack murni, melainkan versi khusus bernama VBx2 yang masih memantulkan sedikit cahaya agar bentuk kendaraan tetap terlihat dan aman digunakan dalam pameran. Versi konsep tersebut diperkirakan memiliki nilai sekitar US$150.000 atau sekitar Rp2,4 miliar berdasarkan varian BMW X6 xDrive40i M Sport.


 

Alam Sudah Lebih Dulu Menciptakan "Vantablack"

Menariknya, jauh sebelum manusia menciptakan Vantablack, alam ternyata telah mengembangkan struktur serupa melalui proses evolusi. Burung Cendrawasih

Salah satu contohnya adalah burung cendrawasih Vogelkop (Lophorina superba). Penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa bulu hitam jantan memiliki mikrostruktur yang mampu menyerap hampir seluruh cahaya yang mengenainya. Kepekatan warna tersebut bukan berasal dari pigmen hitam, melainkan dari susunan mikroskopis permukaan bulu yang menjebak cahaya. Efeknya menciptakan ilusi optik seolah-olah terdapat "lubang hitam" di tengah tubuh burung, sehingga warna-warni bulu hias di sekitarnya tampak semakin mencolok saat menarik perhatian betina. Berbeda dengan itu, Ayam Cemani memiliki warna hitam pekat akibat kelainan genetik fibromelanosis (hipermelanisme) yang menyebabkan penumpukan pigmen melanin di hampir seluruh tubuh, termasuk kulit, tulang, organ dalam, dan daging. Walaupun tampak sangat hitam, bulunya tidak memiliki kemampuan menyerap cahaya seefisien bulu cendrawasih.


 

Ikan Laut Dalam Ultra-hitam

Fenomena serupa juga ditemukan di lautan dalam. Peneliti dari Smithsonian Institution menemukan sedikitnya 16 spesies ikan laut dalam yang memiliki kulit ultra-hitam dan mampu menyerap lebih dari 99,5% cahaya.

Pada kedalaman lebih dari 200 meter, sinar matahari hampir tidak lagi mencapai dasar laut. Cahaya yang tersedia sebagian besar berasal dari bioluminesensi organisme laut.

Dalam kondisi tersebut, kemampuan menyerap hampir seluruh cahaya membuat ikan-ikan ini nyaris tidak terlihat, bahkan ketika disinari cahaya bioluminesensi dari organisme lain. Adaptasi tersebut membantu mereka menghindari predator sekaligus mendekati mangsa tanpa terdeteksi.

Beberapa contoh ikan ultra-hitam antara lain:

Anoplogaster (ikan taring/fangtooth)

Idiacanthus antrostomus (Naga Hitam Pasifik)

Oneirodes (ikan pemancing laut dalam)

Beberapa anggota famili Stomiidae (ikan naga berduri)

Sejumlah spesies anglerfish laut dalam.

Fenomena ini menunjukkan bahwa prinsip yang digunakan Vantablack ternyata telah berevolusi secara alami jutaan tahun lebih dahulu di dunia satwa.


 

Tidak Semua Satwa hitam Pekat

Tidak semua hewan berwarna hitam memiliki mekanisme yang sama. Ayam Cemani menjadi hitam karena akumulasi pigmen melanin, sedangkan cendrawasih dan beberapa ikan laut dalam memperoleh warna super hitam melalui struktur mikroskopis permukaan tubuhnya.

 

Ikan laut dalam ultra-hitam menggunakan kulit penyerap cahaya sebagai bentuk kamuflase optik, sehingga cahaya bioluminesensi dari organisme lain tidak dipantulkan kembali dan tubuhnya hampir tidak terlihat.
Fenomena warna super hitam di alam kini menjadi inspirasi para ilmuwan dalam mengembangkan material penyerap cahaya untuk teleskop antariksa, perangkat optik presisi, teknologi militer, hingga panel surya.

 


 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama genus Lophorina berasal dari bahasa Yunani lophos yang berarti "jambul" atau "mahkota bulu", merujuk pada bulu hias di kepala pejantan. Sementara nama spesies superba berasal dari bahasa Latin yang berarti "sangat indah", "megah", atau "luar biasa", menggambarkan penampilan spektakuler burung ini saat melakukan tarian kawin. Burung cendrawasih berperan penting sebagai penyebar biji berbagai tumbuhan hutan hujan Papua. Dengan memakan buah-buahan dan memindahkan bijinya ke lokasi lain melalui kotoran, burung ini membantu regenerasi hutan tropis. Selain itu, keberadaan cendrawasih menjadi indikator ekosistem hutan yang masih terjaga dan memiliki nilai tinggi bagi konservasi serta ekowisata.


 

Klasifikasi dan Taksonomi  

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Aves

Ordo : Passeriformes

Famili : Paradisaeidae

Genus : Lophorina

Spesies : Lophorina superba

Notes (Fakta Unik & Menarik)

Material Vantablack dapat menyerap lebih dari 99,5% cahaya, bahkan versi laboratorium terbaru mampu menyerap hingga sekitar 99,965% cahaya tampak.

 

Burung Lophorina superba merupakan salah satu contoh terbaik evolusi struktur "super hitam" di alam. Mikrostruktur bulunya bekerja seperti perangkap cahaya sehingga menghasilkan efek optik menyerupai Vantablack.
 


 

Penulis : Ali Maruf

Editor : Dilla

Foto : Cornell Lab of Ornithology


 

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.