Ribuan Burung Migran Asal Rusia dan China "Mengungsi" ke Kediri

Ribuan Burung Migran Asal Rusia dan China "Mengungsi" ke Kediri

Ribuan Burung Migran Asal Rusia dan China "Mengungsi" ke Kediri

Aves
Selasa, 03 Februari 2026
Dsn Mamalia
23 Views

2/FEBRUARI/2026-20.00| Redaksi PARAMIDSN


 

Surabaya,Paramidsn.com- Langit di atas wilayah Kediri belakangan ini kedatangan tamu istimewa dari belahan bumi utara. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Wilayah I Kediri mengonfirmasi bahwa fenomena migrasi burung lintas negara kini tengah melintasi dan singgah di sejumlah titik di wilayah Kediri dan sekitarnya.


 

Fenomena ini bukan tanpa alasan. Kawanan burung yang terbang ribuan kilometer dari Rusia dan China ini terpaksa melakukan perjalanan jauh demi bertahan hidup. Di negara asal mereka, musim dingin yang ekstrem membuat sumber makanan membeku dan sulit diakses.


 

​Polisi Kehutanan Seksi Konservasi BKSDA Jawa Timur Wilayah I Kediri, Ahmad David Kurnia Putra, menjelaskan bahwa wilayah Kediri menjadi salah satu destinasi transit karena menyediakan apa yang sangat mereka butuhkan: makanan.


 

​"Burung-burung ini singgah sementara di area persawahan, lahan basah, atau kawasan pesisir berlumpur. Tempat-tempat ini kaya akan sumber makanan yang krusial bagi mereka untuk mengumpulkan energi sebelum melanjutkan perjalanan," ujar David.


 

Jika sebelumnya fenomena serupa ramai dibicarakan di Tulungagung, kini BBKSDA memastikan bahwa aktivitas kawanan burung pengembara ini juga terpantau di berbagai sudut Kediri. Kehadiran mereka di area persawahan warga sering kali menjadi pemandangan unik, di mana burung-burung ini terlihat sibuk mencari serangga atau biota kecil lainnya di antara lumpur.


 

Meski menjadi pemandangan yang menarik, keberadaan burung-burung ini hanya bersifat sementara. Begitu musim dingin di belahan bumi utara berakhir dan energi mereka pulih, kawanan ini akan kembali terbang pulang ke sarang asalnya. Masyarakat pun diimbau untuk tidak mengganggu keberadaan satwa pengembara ini agar proses alami migrasi mereka tetap berjalan lancar.


 

​Fenomena ini adalah pengingat betapa pentingnya menjaga area persawahan dan lahan basah kita tetap bersih sebagai "rest area" alami bagi satwa dunia.



 

Penulis :Dila

Editor : Ali Maruf

Foto By :Radar Kediri

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.