Montseny Brook Newt, Amfibi Langka Eropa yang Bertahan di Tengah Hancurnya Habitat Alami

Montseny Brook Newt, Amfibi Langka Eropa yang Bertahan di Tengah Hancurnya Habitat Alami

Montseny Brook Newt, Amfibi Langka Eropa yang Bertahan di Tengah Hancurnya Habitat Alami

Amfibi
Kamis, 23 Oktober 2025
YunitaParami
127 Views


 

Oktober 23, 2025 — 20.45 WIB | Redaksi PARAMIDSN



 

Surabaya, paramidsn.com — Di antara aliran sungai pegunungan yang dingin dan jernih di Montseny, Katalonia, Spanyol, hidup seekor salamander kecil yang memiliki kisah panjang tentang keterasingan, ancaman kepunahan, dan perjuangan manusia untuk menyelamatkannya.

Namanya Montseny brook newt (Calotriton arnoldi), salah satu amfibi paling terbatas persebarannya di Eropa. Spesies ini hanya diketahui dari kawasan massif Montseny di timur laut Spanyol dan bergantung erat pada aliran sungai pegunungan yang memiliki kondisi air tertentu.

Keberadaannya begitu terbatas sehingga C. arnoldi dianggap sebagai relik glasial yang bertahan di sebuah massif kecil dan terisolasi. Penelitian menunjukkan habitat alaminya hanya mencakup sejumlah kecil aliran sungai, dengan populasi yang terfragmentasi di sisi timur dan barat lembah Sungai Tordera.


 

Salamander Hidup Hampir Sepenuhnya di  Air

Montseny brook newt mempunyai tubuh yang relatif pipih dengan kepala melebar dan datar. Bentuk tersebut merupakan salah satu karakter yang sesuai dengan kehidupan di aliran sungai pegunungan.

Berbeda dengan banyak salamander yang menggunakan habitat darat pada sebagian siklus hidupnya, Calotriton arnoldi memiliki keterikatan yang sangat kuat terhadap lingkungan akuatik. Kemampuan berpindahnya juga sangat terbatas. Penelitian bahkan menunjukkan populasi-populasinya dapat terisolasi secara kuat karena spesies ini memiliki kemampuan dispersal yang rendah.

Kondisi tersebut membuat sungai bukan sekadar tempat mencari makan bagi Montseny brook newt, melainkan menjadi bagian penting dari keseluruhan kehidupannya.

Saat aliran air menyusut, habitatnya ikut menyempit.

Saat sumber air terganggu, populasi salamander ini ikut menghadapi tekanan.

Dan ketika konektivitas antaraliran terputus, pertukaran genetik antarpopulasi menjadi semakin sulit.


 

Hidup di Wilayah yang Sangat Terbatas

Montseny brook newt merupakan satwa endemik ekstrem. Data Amphibian Species of the World mencatat spesies ini hanya terdapat di massif Montseny, pada sekitar tujuh aliran sungai pegunungan di dalam kawasan Montseny Natural Park, pada ketinggian sekitar 700–1.200 meter.

Populasi alaminya juga sangat kecil. Berbagai penelitian konservasi memperkirakan sekitar 1.000–1.500 individu dewasa di alam, meskipun estimasi dapat berbeda menurut metode dan periode survei.

Keterbatasan tersebut menjadikan perubahan kecil pada lingkungan memiliki konsekuensi besar.

Pengambilan air secara berlebihan, perubahan tutupan hutan, pembangunan jalan dan jalur hutan, perubahan hidrologi, kekeringan serta pemanasan global menjadi sejumlah tekanan yang telah diidentifikasi dalam penelitian terhadap spesies ini. Kekurangan air bahkan dapat menyebabkan bagian hulu sungai mengering dan membuat beberapa lokasi kehilangan populasinya.


 

Ancaman Tidak Hanya Datang dari Manusia

Ancaman bagi Montseny brook newt tidak berhenti pada hilangnya habitat.

Sebagai amfibi yang memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap lingkungan perairan, spesies ini juga menghadapi potensi ancaman penyakit yang menyerang salamander dan newt. Para peneliti telah menaruh perhatian terhadap patogen seperti Batrachochytrium dendrobatidis dan Batrachochytrium salamandrivorans, meskipun ancaman tersebut tidak berarti bahwa kedua penyakit itu telah menyebabkan dampak yang sama pada populasi Montseny brook newt.

Kombinasi antara wilayah hidup yang sempit, populasi kecil, rendahnya kemampuan dispersal, perubahan hidrologi dan ancaman penyakit membuat konservasi spesies ini membutuhkan pengelolaan yang sangat hati-hati.


 

Dari  Tak Dikenal hingga  Fokus Konservasi

Kisah ilmiah Montseny brook newt juga menarik.

Populasi salamander ini pertama kali diketahui pada akhir abad ke-20 dan sempat dianggap sebagai bagian dari spesies lain yang lebih luas persebarannya, yaitu Pyrenean brook newt (Calotriton asper).

Baru pada 2005, penelitian morfologi dan genetika menunjukkan bahwa populasi Montseny memiliki perbedaan yang cukup jelas dan kemudian dideskripsikan sebagai spesies baru, Calotriton arnoldi.

Penemuan tersebut memperlihatkan bagaimana kawasan pegunungan kecil masih dapat menyimpan garis evolusi yang lama terisolasi dari populasi kerabatnya.


 

Munculnya Subspesies Baru

Penelitian integratif yang diterbitkan pada 2024 membawa cerita ini semakin menarik.

Analisis morfologi, ekologi, genetika dan genomik menunjukkan bahwa populasi Montseny brook newt terbagi menjadi dua garis keturunan utama, yaitu populasi timur dan barat.

Populasi barat kemudian secara formal dideskripsikan sebagai subspesies baru:

Calotriton arnoldi laietanus.

Sementara populasi timur tetap menggunakan nama nominal Calotriton arnoldi arnoldi.

Penamaan laietanus berasal dari Laietani, kelompok masyarakat Iberia pra-Romawi yang secara historis terkait dengan wilayah tersebut. Sungai Tordera juga dianggap sebagai batas timur wilayah mereka.

Penemuan subspesies ini bukan sekadar tambahan nama dalam daftar taksonomi. Perbedaan evolusioner antarpopulasi menjadi informasi penting bagi konservasi karena pengelolaan kedua garis keturunan perlu mempertahankan identitas genetik masing-masing.


 

 3.000 Individu Telah Dilepasliarkan

Di tengah kondisi kritis tersebut, kisah Montseny brook newt juga menghadirkan kabar yang lebih menggembirakan.

Program penangkaran dan pelepasliaran melibatkan berbagai lembaga, termasuk Barcelona Zoo, pemerintah Katalonia, Barcelona Provincial Council, Girona Provincial Council, pusat fauna pemerintah dan Chester Zoo.

Program konservasi Eropa LIFE Tritó Montseny menjadi salah satu bagian penting dalam upaya perlindungan spesies ini pada periode 2017–2022, sementara program penangkaran dan pelepasliaran terus berlanjut setelahnya.

Pada 2024, lebih dari 600 individu—terdiri atas 354 individu muda dan 266 larva—dilepas ke sejumlah aliran sungai Montseny.

Dengan pelepasliaran tersebut, jumlah Montseny brook newt yang telah dikembalikan ke habitat alaminya sejak 2010 telah melampaui 3.000 individu. Pelepasliaran dilakukan pada delapan aliran sungai baru, lima di bagian barat dan tiga di bagian timur massif.

Namun, angka pelepasliaran tidak otomatis berarti populasi liar telah pulih. Para peneliti masih perlu memantau apakah individu hasil penangkaran mampu bertahan, berkembang biak, dan membentuk populasi yang stabil dalam jangka panjang.


 

Mengapa Amfibi Kecil Ini Begitu Penting?

Montseny brook newt memiliki nilai ekologis yang jauh lebih besar daripada ukuran tubuhnya.

Sebagai predator kecil di ekosistem sungai, keberadaannya merupakan bagian dari jaring makanan perairan pegunungan. Pada saat yang sama, ketergantungannya terhadap kualitas dan kontinuitas habitat air menjadikannya salah satu organisme yang sangat sensitif terhadap perubahan kondisi ekosistem.

Dengan demikian, menjaga Calotriton arnoldi berarti juga menjaga sungai tempatnya hidup.

Air yang cukup.

Aliran yang tidak terputus.

Hutan riparian yang tetap berfungsi.

Habitat yang bebas dari gangguan berlebihan.

Dan lingkungan yang tidak membawa patogen berbahaya.

Konservasi spesies ini pada akhirnya bukan hanya mengenai menyelamatkan seekor salamander, tetapi juga mempertahankan sistem sungai pegunungan yang menjadi rumah bagi berbagai organisme lainnya.


 

Etimologi & Nilai Ekologis

Nama genus Calotriton merupakan nama genus yang digunakan sejak John Edward Gray pada 1858 dan kemudian direvalidasi dalam kajian sistematika modern untuk kelompok brook newt Eropa.

Nama spesifik arnoldi diberikan untuk menghormati Edwin Nicholas Arnold, herpetolog yang dikenal melalui penelitian mengenai reptil dan amfibi Eropa.

Sementara itu, nama laietanus pada subspesies barat merujuk kepada Laietani, kelompok Iberia pra-Romawi yang memiliki hubungan historis dengan wilayah sekitar Sungai Tordera. Montseny brook newt merupakan salah satu indikator penting bagi kondisi ekosistem sungai pegunungan Montseny. Ketergantungannya terhadap habitat akuatik yang sangat spesifik membuat perubahan debit air, fragmentasi sungai, perubahan vegetasi, dan degradasi habitat dapat tercermin pada keberadaan populasinya. Melindungi Calotriton arnoldi berarti menjaga lebih dari satu spesies. Perlindungan terhadap sungai-sungai kecil tempat salamander ini hidup juga membantu mempertahankan kualitas habitat bagi komunitas organisme air lainnya.

Lebih jauh lagi, keberadaan dua subspesies dengan sejarah evolusi berbeda menunjukkan bahwa keanekaragaman hayati tidak hanya berbicara mengenai jumlah spesies, tetapi juga mengenai keberagaman genetik dan garis evolusi yang terkandung di dalam suatu spesies.



 

Klasifikasi & Taksonomi

Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Amphibia

Order: Caudata

Family: Salamandridae

Subfamily: Pleurodelinae

Genus: Calotriton

Species: Calotriton arnoldi Carranza & Amat, 2005

Subspecies: Calotriton arnoldi arnoldi

Subspecies: Calotriton arnoldi laietanus Talavera, Valbuena-Ureña, Burriel-Carranza, Mochales-Riaño, Adams, Amat, Carbonell & Carranza, 2024

Genus Calotriton saat ini mencakup dua spesies yang diakui, yaitu C. arnoldi dan C. asper. C. arnoldi merupakan spesies endemik massif Montseny.

Notes :  Montseny brook newt menjadi pengingat bahwa sebuah sungai kecil yang tampak sederhana dapat menyimpan sejarah evolusi jutaan tahun.

Ketika sungai tersebut menghilang, yang hilang bukan hanya air dan habitat, tetapi juga bagian dari sejarah kehidupan yang tidak dapat dengan mudah dikembalikan.

Karena itu, perjuangan menyelamatkan Montseny brook newt merupakan perjuangan untuk mempertahankan sebuah garis kehidupan kecil yang hanya tersisa di pegunungan Montseny.



 

Sumber Referensi:

Amphibian Species of the World — American Museum of Natural History.

Talavera et al. 2024. Integrative systematic revision of the Montseny brook newt (Calotriton arnoldi), with the description of a new subspecies. PeerJ.

Carranza & Amat. 2005. Taxonomy, biogeography and evolution of Euproctus (Amphibia: Salamandridae). Zoological Journal of the Linnean Society.

Zoo de Barcelona. 2024. We release more than 600 Montseny newts into their natural habitat.

LIFE Tritó Montseny.



 

Penulis : Vivi Yunita

Editor : Ali Maruf

Foto By : Wikipedia


 

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.