2 / Mei / 2026 | REDAKSI PARAMIDSN
SURABAYA, Paramidsn.com — Di kedalaman laut Arktik yang membeku, hiduplah salah satu makhluk paling ikonik sekaligus misterius di planet ini: Narwhale (Monodon monoceros). Sering dijuluki sebagai "Unicorn Laut", Narwhale memiliki tonjolan panjang menyerupai pedang yang mencuat dari kepalanya. Selama berabad-abad, fungsi dan asal-usul tanduk ini telah memicu perdebatan di kalangan ilmuwan dan penjelajah.
Bukan Tanduk, Melainkan Gigi.
Hal pertama yang perlu diluruskan adalah bahwa benda tersebut bukanlah tanduk. Secara anatomis, "pedang" Narwhale sebenarnya adalah gigi taring kiri yang tumbuh secara tidak biasa. Gigi ini menembus bibir atas dan terus memanjang hingga bisa mencapai 3 meter.
Berbeda dengan gigi mamalia pada umumnya yang memiliki lapisan email keras di bagian luar, gigi Narwhale justru terbalik. Bagian luarnya lembut dan sensitif, sementara bagian dalamnya keras dan padat. Yang luar biasa, gigi ini mengandung sekitar 10 juta ujung saraf yang terhubung langsung ke otak, menjadikannya salah satu organ sensorik paling canggih di dunia hewan.
Apa Fungsinya? Lebih dari Sekadar Senjata
Dulu, banyak yang mengira tanduk ini digunakan untuk menusuk lawan atau memecahkan es. Namun, penelitian terbaru menunjukkan fungsi yang lebih kompleks:
Sensor Navigasi: Berkat jutaan ujung sarafnya, Narwhale menggunakan giginya untuk merasakan perubahan suhu, tekanan air, hingga kadar garam di laut. Ini membantu mereka menavigasi lautan es yang gelap. Pengamatan video terbaru menunjukkan Narwhale menggunakan giginya untuk memukul ikan kecil agar pingsan (stun) sebelum akhirnya dimakan. Simbol Dominasi Jantan sering terlihat saling menggosokkan gigi mereka (tusking). Perilaku ini diduga sebagai cara berkomunikasi atau menunjukkan hierarki tanpa harus terlibat dalam perkelahian berdarah.
Kerabat Dekat Narwhale
Narwhale dan Beluga sering disebut sebagai "saudara sepupu" karena kemiripan genetik dan habitat mereka. Keduanya berevolusi untuk hidup di perairan kutub yang ekstrem. Perpisahan garis keturunan mereka diperkirakan terjadi sekitar 5 juta tahun yang lalu. Beberapa kesamaan fisik yang mencolok antara keduanya adalah:
Tanpa Sirip Punggung: Baik Narwhale maupun Beluga tidak memiliki sirip punggung (dorsal fin). Secara evolusioner, ini adalah adaptasi agar mereka bisa berenang dengan mudah di bawah lapisan es tebal tanpa terbentur.
Ukuran Tubuh: Keduanya memiliki ukuran tubuh yang hampir serupa, berkisar antara 4 hingga 5 meter.
Habitat: Keduanya merupakan penghuni setia perairan Arktik dan sub-Arktik.
Narluga Bukti Kedekatan Genetik
Kedekatan hubungan ini dibuktikan dengan penemuan fenomena langka yang disebut Narluga. Pada tahun 1980-an di Greenland, ditemukan tengkorak paus misterius yang setelah dilakukan tes DNA pada tahun 2019, terbukti merupakan hibrida hasil perkawinan antara Narwhale betina dan Beluga jantan.
Hal ini menunjukkan bahwa secara biologis, kedua spesies ini masih cukup dekat untuk menghasilkan keturunan, meskipun secara fisik mereka terlihat sangat berbeda (Beluga yang berwarna putih mulus dan Narwhale yang berbintik dengan gigi panjang).
Klasifikasi & Taksonomi Narwhale
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Mammalia
Order: Artiodactyla
Infraorder: Cetacea
Family: Monodontidae
Genus: Monodon
Species: Monodon monoceros
Notes: Uniknya, meskipun hampir semua jantan memiliki gigi panjang ini, hanya sekitar 15% betina yang menumbuhkannya, dan ukuran mereka biasanya jauh lebih kecil. Bahkan, ada kasus langka di mana seekor Narwhale jantan memiliki dua gigi panjang sekaligus! Di masa lalu, gading Narwhale sering dijual oleh pedagang Viking kepada bangsawan Eropa sebagai "tanduk unicorn" asli dengan harga yang setara dengan emas.
Penulis: Ali Maruf
Editor: Agung Widodo
Foto By : Wildlife nomads