Menyambut Tahun Kuda 2026: Wisatawan Serbu Peternakan Kuno di Gansu Meski Suhu Menusuk

Menyambut Tahun Kuda 2026: Wisatawan Serbu Peternakan Kuno di Gansu Meski Suhu Menusuk

Menyambut Tahun Kuda 2026: Wisatawan Serbu Peternakan Kuno di Gansu Meski Suhu Menusuk

Mamalia
Jumat, 20 Februari 2026
Dsn Mamalia
26 Views

19/FEBRUARI/2026-20.00| Redaksi PARAMIDSN


 

Surabaya,Paramidsn.com-  Pegunungan Qilian di Provinsi Gansu, China, mendadak jadi magnet wisatawan di tengah musim dingin yang ekstrem. Ribuan pengunjung rela menembus suhu beku hingga -5°C demi mengunjungi peternakan kuda kuno menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, yang jatuh pada Selasa (17/2).


 

​Momen ini terasa spesial karena tahun 2026 merupakan Tahun Kuda dalam astrologi Tiongkok. Dalam tradisi setempat, kuda adalah simbol kesetiaan, energi, dan semangat perintis, sehingga banyak keluarga memilih berlibur ke sini untuk menjemput keberuntungan dan optimisme tahun baru.


 

​Kebangkitan Wisata di Shandan

​Peternakan kuda Shandan bukanlah tempat sembarang. Berdiri lebih dari 2.000 tahun lalu, tempat ini merupakan salah satu peternakan tertua di China yang kini dihuni lebih dari 700 ekor kuda.


 

​Data menunjukkan lonjakan minat wisata yang signifikan:

Tahun 2023: 70.000 pengunjung.

Tahun 2025: Lebih dari 100.000 pengunjung.


 

Daya Tarik: Selain belajar menunggang kuda, pengunjung bisa melihat langsung kuda Shandan yang khas—berkepala besar dan berkaki pendek—yang mampu bertahan di dataran tinggi.


 

​Keajaiban Kuda Przewalski yang "Bangkit dari Kepunahan"

​Sekitar 200 km dari Shandan, tepatnya di Kota Wuwei, Pusat Perlindungan Hewan Langka juga menjadi pusat perhatian. Di sinilah Kuda Przewalski (Equus przewalskii), spesies yang dulunya sempat dinyatakan punah di alam liar, berhasil dikembangbiakkan.


 

​Berkat upaya konservasi selama 40 tahun, populasi kuda yang memiliki sejarah evolusi 60 juta tahun ini kini mencapai lebih dari 900 ekor di China per tahun 2025. Angka tersebut setara dengan sepertiga populasi dunia.


 

​"Kami terus mengelola populasi ini secara ilmiah agar keragaman genetiknya terjaga," ujar Wang Hongjun, manajer satwa liar setempat. Ia memprediksi akan ada enam anak kuda baru yang lahir tahun ini.


 

​Edukasi di Tengah Salju

​Bagi pengunjung seperti Li Mingming, perjalanan ini lebih dari sekadar liburan. Membawa anak-anak melihat kuda langka di habitatnya memberikan pelajaran nyata tentang konservasi. "Ini bukan sekadar slogan, tapi sesuatu yang bisa kita saksikan langsung," ungkapnya.


 

​Meski suhu diprediksi akan terus merosot hingga -12°C saat hari H Imlek, semangat para wisatawan nampaknya tidak luntur untuk menyaksikan kegagahan hewan yang menjadi ikon tahun ini.



 

Penulis :Dila

Editor : Ali Maruf

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.