Mengapa Video "Anakan Ayam Salju Berenang" Adalah Hoaks

Mengapa Video "Anakan Ayam Salju Berenang" Adalah   Hoaks

Mengapa Video "Anakan Ayam Salju Berenang" Adalah Hoaks

Aves
Sabtu, 11 April 2026
Dsn Mamalia
77 Views

8/APRIL/2026 | REDAKSI PARAMIDSN



 

SURABAYA, Paramidsn.com — Belakangan ini, jagat maya dihebohkan oleh video singkat yang memperlihatkan anakan burung putih serupa kapas—sering disebut sebagai "Anakan Ayam Salju"—yang tampak berenang dengan tenang di dalam akuarium. Namun, pangkalan data PARAMIDSN melalui divisi OSL (Observasi Satwa Lapangan) menegaskan bahwa video tersebut adalah konten yang menyesatkan dan sangat berbahaya bagi keselamatan satwa.

​Spesies yang sering disalahartikan dalam video tersebut umumnya adalah anakan Ayam Silkie atau varietas Lagopus (Ayam Salju asli). Secara anatomi, keduanya adalah satwa terestrial (darat) yang tidak didesain untuk berada di dalam air.


 

​Anatomi Bulu: Perangkap Kematian, Bukan Pelampung

​Berbeda dengan bebek atau angsa yang memiliki bulu berminyak dan rapat, bulu "Ayam Salju" (baik Silkie maupun Lagopus) memiliki karakteristik sebagai berikut:

Struktur Terbuka: Bulu mereka tidak memiliki barbicels (pengait) yang efektif untuk menciptakan lapisan kedap air. Akibatnya, helai bulu bertindak seperti spons yang menyerap air dengan sangat cepat.

Beban Massa: Saat terkena air, berat tubuh anakan ayam ini akan meningkat hingga tiga kali lipat dalam hitungan detik. Hal ini membuat mereka kelelahan secara instan dan tenggelam karena tidak mampu menopang beban bulu yang basah kuyup.

Hipotermia Mendadak: Ayam salju mengandalkan udara yang terperangkap di antara bulu mereka sebagai isolator suhu. Begitu air masuk, suhu tubuh mereka akan anjlok drastis, menyebabkan syok termal yang sering kali berakibat fatal.


 

​Analisis Video: Eksploitasi di Balik "Keimutan"

​Tim pakar PARAMIDSN mencatat bahwa video yang memperlihatkan anakan ayam tersebut "berenang" sebenarnya menunjukkan perilaku panik atau upaya bertahan hidup sementara (survival mode). Penggunaan akuarium menciptakan ilusi bahwa satwa tersebut sedang berenang, padahal ia sedang mengalami stres ekstrem dan berada di ambang kematian akibat gagal napas atau kedinginan.


 

​Klasifikasi & Taksonomi (Satwa Terkait)

​Berikut adalah data ilmiah satwa yang sering menjadi korban hoaks video akuatik tersebut:

1. Ayam Salju (Willow Ptarmigan)

Order: Galliformes

Family: Phasianidae

Genus: Lagopus

Status: Burung darat kutub (Tidak berenang).

2. Ayam Silkie (Ayam Kapas)

Order: Galliformes

Family: Phasianidae

Genus: Gallus

Status: Ayam hias domestik (Sangat rentan terhadap air).

Status Observasi OSL (Observasi Satwa Lapangan):

Memasukkan anakan ayam ke dalam air demi konten adalah bentuk kekejaman terhadap hewan. Bulu mereka memerlukan waktu berjam-jam untuk kering sepenuhnya, dan tanpa bantuan pemanas (heat lamp), ayam yang basah kemungkinan besar akan mati karena paru-parunya terendam air (aspirasi) atau kedinginan.

Pesan untuk Publik:

Jadilah pemirsa yang cerdas. Jangan membagikan konten yang memperlihatkan satwa darat dipaksa melakukan aktivitas akuatik. Lindungi keanekaragaman hayati dengan berbasis fakta, bukan sekadar "like" di media sosial.


 

Penulis: Ali Maruf

Editor: Suaizam

Foto by : pixabay

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.