25/MARET/2026 | REDAKSI PARAMIDSN
SURABAYA, Paramidsn.com — Pertanyaan ini sangat menarik dan sering menjadi pembahasan hangat di kalangan herpetolog (ahli amfibi dan reptil) di Indonesia. Secara administratif, Indonesia memang sangat kaya akan amfibi seperti katak dan kodok, namun untuk Salamander, kita memang "absen" dalam daftar persebaran alaminya.
Berikut adalah analisis ilmiah mengapa Salamander tidak ditemukan di Indonesia
Batas Geografis (Garis Wallace)
Salamander (Ordo: Caudata) adalah kelompok amfibi yang asal-usul evolusinya berpusat di belahan bumi utara (Laurasia), seperti Amerika Utara, Eropa, dan Asia bagian Utara (Tiongkok, Jepang, Korea).
Penyebaran mereka ke arah selatan tertahan oleh kondisi geografis dan iklim. Di Asia Tenggara, titik persebaran salamander paling selatan berhenti di Vietnam utara, Laos, Thailand, dan Myanmar (seperti genus Tylototriton atau Salamander Buaya). Mereka tidak pernah berhasil menyeberangi jembatan darat kuno menuju kepulauan Nusantara karena terhalang oleh perubahan bentang alam jutaan tahun lalu.
Kendala Adaptasi Iklim (Suhu dan Kelembapan)
Sebagian besar spesies salamander adalah hewan ektoterm yang sangat sensitif terhadap panas. Mereka lebih menyukai habitat dengan Suhu yang sejuk atau dingin.
Kelembapan yang sangat stabil dan tinggi.
Air yang jernih dan kaya oksigen.
Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa memiliki suhu rata-rata yang cukup tinggi. Meskipun kita memiliki pegunungan tinggi yang dingin, isolasi geografis (lautan) mencegah salamander dari daratan Asia untuk bermigrasi ke pegunungan di Indonesia.
Kompetisi dan Ekosistem
Di ekosistem tropis Indonesia, peran ekologi yang biasanya diisi oleh salamander di belahan bumi utara sudah "diambil alih" oleh kelompok lain, yaitu:
Sesilia (Gymnophiona): Amfibi tanpa kaki yang mirip cacing/belut. Di Indonesia, kita memiliki spesies seperti Ichthyophis.
Berbagai jenis Katak Pohon dan Katak Serasah: Yang sangat dominan dalam mengisi relung habitat lembap di hutan hujan kita.
Perdagangan Axolotl mengisi Salamander Indonesia:
Meskipun secara alami tidak ada, saat ini banyak salamander (seperti Axolotl atau Newt) yang masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan hewan peliharaan (Exotic Pets). kita perlu mengingatkan bahwa melepasliarkan salamander peliharaan ke alam liar Indonesia sangat berbahaya karena dapat menjadi spesies invasif atau membawa jamur mematikan (Batrachochytrium salamandrivorans) yang bisa memusnahkan katak-katak asli Indonesia.
Contoh Foto di atas Takson & Klasifikasi
Taksonomi & Klasifikasi :
Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Amphibia
Order: Salamandroidea
Family: Salamandridae
Genus: Ichthyosaura
Species: Ichthyosaura alpestris apuanus
Penulis : Adi Mikayasa
Editor : Ali Maruf
Foto By : app Inaturalist| Paolo Mazzei