Kenapa Kepiting Tapal Kuda & Triops Hampir Mirip Bentuknya? Ternyata Bukan Karena Kerabat Dekat!

Kenapa Kepiting Tapal Kuda & Triops Hampir Mirip Bentuknya? Ternyata Bukan Karena Kerabat Dekat!

Kenapa Kepiting Tapal Kuda & Triops Hampir Mirip Bentuknya? Ternyata Bukan Karena Kerabat Dekat!

Inverterbrata
Senin, 29 Juni 2026
Dsn Mamalia
68 Views

25 /JUNI /2026 | REDAKSI PARAMIDSN



 

SURABAYA, Paramidsn.com — Sekilas, kepiting tapal kuda dan Triops tampak seperti "saudara kandung". Keduanya memiliki tubuh pipih yang tertutup karapas keras, banyak kaki di bagian bawah tubuh, serta ekor panjang yang mencolok. Tak heran banyak orang mengira keduanya berasal dari kelompok hewan yang sama.

Namun, anggapan tersebut ternyata keliru.

Kepiting tapal kuda termasuk kelompok Chelicerata, sehingga justru lebih berkerabat dekat dengan laba-laba dan kalajengking daripada kepiting sejati. Sebaliknya, Triops merupakan krustasea purba yang masih satu kelompok besar dengan udang dan kepiting sejati. Artinya, kemiripan keduanya bukan disebabkan hubungan kekerabatan yang dekat, melainkan karena mereka mengalami evolusi konvergen, yaitu proses ketika organisme dari garis keturunan berbeda mengembangkan bentuk tubuh yang mirip karena menghadapi tantangan lingkungan yang serupa.



 

Hasil Evolusi Konvergen

Bentuk tubuh pipih dan lebar membantu keduanya bergerak di dasar perairan sambil menggali sedimen untuk mencari makanan. Karapas keras berfungsi melindungi organ tubuh dari predator maupun benturan, sedangkan ekor panjang membantu menjaga keseimbangan dan membalikkan tubuh jika terbalik. Meski tampak kuno, keduanya juga menempati habitat yang berbeda. Kepiting tapal kuda hidup di perairan laut dangkal dan pantai berlumpur, sedangkan Triops menghuni kolam-kolam air tawar musiman yang sering mengering. Triops bahkan memiliki telur yang mampu bertahan dalam kondisi kering selama bertahun-tahun sebelum menetas kembali ketika terendam air. Hal ini menjadikannya salah satu hewan dengan strategi bertahan hidup paling unik di dunia.


 

Fosil Hidup Kemiripan dari Alam

Baik kepiting tapal kuda maupun Triops sering dijuluki "fosil hidup" karena bentuk tubuhnya relatif sedikit berubah dibandingkan nenek moyangnya yang hidup ratusan juta tahun lalu. Namun, julukan tersebut bukan berarti mereka berhenti berevolusi. Penelitian genetika menunjukkan bahwa keduanya tetap mengalami perubahan pada tingkat genetik, hanya saja bentuk tubuhnya tetap efektif sehingga tidak mengalami perubahan morfologi yang drastis. Kemiripan dua hewan purba ini menjadi contoh menarik bahwa alam dapat menghasilkan desain tubuh yang hampir sama pada kelompok hewan yang sama sekali berbeda. Evolusi tidak selalu menciptakan bentuk baru, tetapi sering kali mempertahankan desain yang sudah terbukti paling efektif untuk bertahan hidup.



 

Klasifikasi & Etimologi keduanya

Klasifikasi & Taksonomi Kepiting Tapal Kuda (contoh: Limulus polyphemus)

Kingdom: Animalia

 

 Phylum: Arthropoda
 

Subphylum: Chelicerata
 

Class: Merostomata 


Order: Xiphosurida
 

Family: Limulidae
 

Genus: Limulus
 

Species: Limulus polyphemus

Notes : Etimologi Kepiting Tapal Kuda (Limulus polyphemus)

Limulus berasal dari bahasa Latin limulus, bentuk kecil dari lima yang berarti "kikir" atau "alat pengikir". Nama ini mengacu pada bentuk tubuh dan karapasnya yang lebar serta melengkung menyerupai alat tersebut.

polyphemus diambil dari nama Polyphemus, raksasa bermata satu dalam mitologi Yunani. Penamaan ini merujuk pada sepasang mata majemuk besar di bagian atas karapas yang dianggap menyerupai "mata raksasa" tokoh mitologi tersebut.


 

Klasifikasi & Taksonomi Triops (contoh: Triops cancriformis)

Kingdom: Animalia
 

Phylum: Arthropoda
 

Subphylum: Crustacea
 

Class: Branchiopoda
 

Order: Notostraca
 

Family: Triopsidae
 

Genus: Triops
 

Species: Triops cancriformis



 

Penulis : Ali Setyaki

Editor : Adi Mikayasa

Foto by : 

(Limulus polyphemus) INaturalis : Hans Hillewaert

https://www.inaturalist.org/photos/186273920


 

Triops cancriformis INaturalis :taras_mari

https://www.inaturalist.org/observations/370121718

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.