20/FEBRUARI/2026-15.00| Redaksi PARAMIDSN
Surabaya,Paramidsn.com- Di dunia unggas, pepatah "berlari seperti ayam kehilangan kepala" biasanya menggambarkan kepanikan singkat sebelum kematian. Namun, bagi seekor ayam jantan bernama Mike, kehilangan kepala hanyalah awal dari karier internasionalnya yang luar biasa. Kisah ini dimulai pada 10 September 1945, ketika seorang petani bernama Lloyd Olsen dari Fruita, Colorado, berniat menyembelih ayam untuk makan malam bersama ibu mertuanya. Lloyd mengayunkan kapaknya, namun eksekusi tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Meskipun sebagian besar kepalanya terpenggal, Mike tidak mati. Ia justru berdiri, menggoyangkan bulunya, dan mencoba mematuk makanan seolah-olah tidak terjadi apa-apa.
Bagaimana Ia Bisa Bertahan Hidup?
Secara ilmiah, kelangsungan hidup Mike bukanlah sihir, melainkan keberuntungan yang presisi secara anatomi. Kapak Lloyd meleset dari vena jugularis dan menyisakan sebagian besar batang otak serta satu telinga. Karena sebagian besar refleks dasar ayam (seperti pernapasan dan detak jantung) dikendalikan oleh batang otak, Mike tetap berfungsi secara biologis meskipun wajahnya sudah tidak ada. Lloyd yang merasa iba sekaligus takjub akhirnya memutuskan untuk merawat Mike. Ia memberi makan Mike menggunakan pipet kecil berisi campuran susu dan air, serta butiran jagung kecil yang dimasukkan langsung ke kerongkongannya.
Fenomena Budaya dan Tur Keliling Amerika
Tak butuh waktu lama bagi Mike untuk menjadi selebriti nasional. Ia dijuluki sebagai "Wonder Chicken" dan tampil di berbagai pertunjukan sirkus di seluruh Amerika Serikat, mulai dari New York hingga Atlantic City. Pemiliknya memungut biaya 25 sen bagi siapa saja yang ingin melihat keajaiban medis ini. Mike bahkan sempat dipotret oleh majalah Life dan masuk ke dalam Guinness World Records. Di puncak ketenarannya, Mike dihargai sekitar $10.000 USD / atau sekitar 160 Juta Rupiah (nilai yang sangat besar pada tahun 1940-an).
Akhir dari Sang Legenda
Perjalanan Mike berakhir di sebuah hotel di Arizona pada Maret 1947. Ia tersedak lendir di tengah malam, dan karena Lloyd tidak dapat menemukan alat pembersih kerongkongannya tepat waktu, Mike akhirnya mengembuskan napas terakhirnya.
Meskipun sudah tiada, warisan Mike tetap hidup. Hingga hari ini, kota Fruita, Colorado, mengadakan "Mike the Headless Chicken Festival" setiap bulan Mei untuk memperingati kegigihan sang ayam yang menolak menyerah pada takdir.
Penulis :Ali Maruf
Editor : Agung Widodo
Foto By : Life Getty images.