8/MARET/2026 | REDAKSI PARAMIDSN
Surabaya,Paramidsn.com– Burung Cenderawasih, yang dijuluki sebagai Bird of Paradise atau "Burung dari Surga", telah lama menjadi ikon kebanggaan Indonesia, khususnya wilayah Papua. Keindahannya yang legendaris tidak hanya memikat para penjelajah dunia, tetapi juga pernah diabadikan sebagai simbol identitas nasional dalam sejarah mata uang Republik Indonesia. Berdasarkan arsip numismatik dan catatan sejarah, visualisasi burung dari keluarga Paradisaeidae ini sempat mendominasi alat tukar resmi negara dalam beberapa periode berbeda.
Cenderawasih dalam Kepingan Rupiah
Salah satu jejak yang paling ikonik adalah munculnya gambar Burung Cenderawasih pada uang logam pecahan Rp50 tahun emisi 1971. Dalam kepingan koin perak tersebut, digambarkan sosok Cenderawasih dengan ekor panjang yang menjuntai, melambangkan kekayaan alam nusantara yang tak ternilai.Tak hanya pada uang logam, motif Cenderawasih juga pernah menghiasi uang kertas pecahan Rp20.000 tahun emisi 1992 (berdampingan dengan gambar cengkeh). Foto dalam Pecahan uang 20 ribuan tersebut adalah Spesies Cenderawasih Merah (Paradisaea rubra): Endemik di Pulau Waigeo dan Batanta. Pemilihan Cenderawasih sebagai gambar utama pada mata uang kala itu bukan tanpa alasan ia dianggap sebagai representasi keeksotisan fauna endemik Indonesia Timur yang harus dikenal oleh seluruh rakyat Indonesia.
Anatomi Keindahan: Mengapa Cenderawasih Begitu Ikonik?
Secara biologis, merujuk pada referensi database Kamus Satwa PARAMIDSN, Cenderawasih memiliki bulu yang sangat kompleks dan berwarna-warni yang merupakan hasil evolusi dari seleksi seksual. Burung jantan menggunakan bulu-bulu indah ini untuk melakukan tarian ritual guna memikat betina.Beberapa spesies yang paling dikenal antara lain:
Cenderawasih Kuning Besar (Paradisaea apoda): Spesies yang paling sering divisualisasikan dengan bulu kuning dan cokelat marun.
Cenderawasih Merah (Paradisaea rubra): Endemik di Pulau Waigeo dan Batanta.
Cenderawasih Botak (Wilson's Bird-of-Paradise): Dikenal dengan pola lingkaran biru unik di atas kepalanya.
Pergeseran Nilai: Dari Hiasan Mata Uang ke Simbol Konservasi
Jika dulu Cenderawasih digunakan sebagai simbol kebanggaan fisik pada mata uang, kini fokus utama bangsa Indonesia telah bergeser pada upaya perlindungan. Burung-burung ini menghadapi tantangan besar berupa perburuan liar dan hilangnya habitat akibat deforestasi. Saat ini, seluruh spesies Cenderawasih di Indonesia telah masuk dalam daftar satwa yang dilindungi oleh undang-undang. Kehadiran gambarnya di mata uang masa lalu kini berfungsi sebagai pengingat sejarah bahwa kita memiliki warisan alam yang luar biasa yang harus dijaga keberadaannya di alam liar, bukan hanya pada kepingan koin atau lembaran kertas.
Apakah para pembaca di PARAMIDSN ingin mengetahui klasifikasi lebih komplit dan lengkap kami telah menyiapkan di daftar kamus satwa PARAMIDSN, klik link di bawah ini anda akan menemukan data yang lebih komprehensif.
Link Kamus : https://paramidsn.com/edukasi/read/paradisaea-rubra
Penulis: Ali Maruf
Editor : Agung Widodo
Foto By : Klaus Rudloff/