13/FEBRUARI/2026-20.00| Redaksi PARAMIDSN
Surabaya,Paramidsn.com-Jika Anda melihat seekor hewan bertubuh panjang, berkaki pendek, dengan telinga bulat sedang mengendap-endap di semak belukar Amerika Tengah atau Selatan, jangan terburu-buru menyebutnya musang atau berang-berang. Anda mungkin baru saja menjadi salah satu orang beruntung yang melihat Jaguarundi.
Meski secara genetik merupakan kerabat dekat Puma, Jaguarundi memiliki penampilan yang sangat unik dan jauh dari citra kucing liar pada umumnya. Berikut adalah fakta menarik tentang sang pemburu sunyi ini:
-Penyamaran Bentuk: Tubuhnya yang rendah dan memanjang membuatnya lebih mirip keluarga musang daripada kucing. Namun, jangan salah, ia adalah anggota keluarga Felidae sejati.
-Pemburu Siang Hari: Berbeda dengan kebanyakan kucing liar yang aktif di malam hari (nokturnal), Jaguarundi adalah hewan diurnal. Ia lebih suka berburu tikus, burung, dan reptil di bawah sinar matahari.
-Ahli Menghilang: Meski jumlah populasinya tidak dikategorikan langka, Jaguarundi sangat sulit ditemui. Ia adalah pakar dalam menghindari manusia, bergerak dengan sangat diam di balik kerapatan hutan dan semak belukar.
-Habitat yang Luas: Mereka menghuni wilayah yang luas, mulai dari hutan lebat hingga tanah kering, namun tetap memilih gaya hidup "di bawah radar."
Bertemu dengan Jaguarundi di alam liar dianggap sebagai momen yang sangat istimewa. Hal ini bukan karena mereka hampir punah, melainkan karena sifat mereka yang sangat tertutup. Mereka tidak butuh mitos untuk terlihat hebat; mereka hanya memilih untuk tetap tidak terlihat dan menjalankan perannya sebagai predator penyeimbang ekosistem dengan tenang.
Wawasan Singkat: Karena bentuk kepalanya yang unik dan tubuhnya yang panjang, di beberapa daerah mereka sering dijuluki sebagai "kucing berang-berang."
Penulis :Dila
Editor : Ali Maruf
Foto By : IG | Discover.animal