1/Juli /2026 | REDAKSI PARAMIDSN
SURABAYA, Paramidsn.com —Sekilas, banyak orang mengira berang-berang laut (sea otter) dan otter adalah dua hewan yang berbeda. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Faktanya, sea otter juga merupakan salah satu jenis otter. Kata otter sendiri adalah nama umum bagi seluruh kelompok berang-berang yang termasuk ke dalam subfamili Lutrinae di famili Mustelidae. Saat ini dikenal sekitar 13 spesies otter di dunia, dan hanya satu spesies yang benar-benar hidup hampir sepenuhnya di laut, yaitu berang-berang laut (Enhydra lutris).
Lalu, mengapa keduanya tampak sangat mirip?
Evolusi Kekerabatan
Jawabannya karena mereka masih memiliki hubungan kekerabatan yang dekat. Semua otter berevolusi dari nenek moyang yang sama sehingga mempertahankan bentuk tubuh memanjang, kaki pendek, telinga kecil, kumis sensitif, serta bulu yang sangat rapat untuk membantu berburu di lingkungan perairan. Kemiripan tersebut merupakan hasil adaptasi terhadap gaya hidup semiakuatik maupun akuatik. Meski demikian, berang-berang laut memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari otter sungai. Berang-berang laut hampir tidak pernah meninggalkan laut. Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya mengapung, makan, tidur, bahkan merawat anak di permukaan laut. Sebaliknya, sebagian besar spesies otter lainnya hidup di sungai, rawa, danau, atau muara, serta masih sering naik ke daratan untuk beristirahat maupun membuat sarang.
Dari segi ukuran, berang-berang laut umumnya lebih berat daripada kebanyakan otter sungai. Ekornya juga lebih pendek dan pipih, sedangkan otter sungai memiliki ekor panjang dan berotot yang berfungsi sebagai kemudi saat berenang.
Perbedaan ke-dua nya
Perbedaan lain terlihat pada pola makan. Berang-berang laut lebih sering memangsa bulu babi, kerang, remis, kepiting, dan hewan bercangkang lainnya. Mereka bahkan terkenal sebagai salah satu mamalia yang mampu menggunakan batu sebagai alat untuk memecahkan cangkang mangsanya. Sementara itu, otter sungai memiliki menu yang lebih beragam, seperti ikan, katak, udang, kepiting air tawar, hingga reptil kecil.
Secara ekologis, kedua kelompok ini memiliki peran yang sangat penting. Otter sungai membantu menjaga keseimbangan populasi ikan dan hewan air tawar, sedangkan berang-berang laut berperan sebagai pengendali populasi bulu babi. Tanpa kehadiran mereka, bulu babi dapat berkembang berlebihan dan merusak hutan kelp yang menjadi habitat berbagai organisme laut. Jadi, dapat disimpulkan bahwa berang-berang laut memang merupakan otter, tetapi merupakan spesies yang telah berevolusi secara khusus untuk menjalani kehidupan di laut. Kemiripan penampilan mereka bukanlah kebetulan, melainkan karena berasal dari garis keturunan yang sama dan memiliki adaptasi yang serupa terhadap kehidupan di lingkungan perairan.
Etimologi & Nilai Ekologis
Nama genus Enhydra berasal dari bahasa Yunani, yaitu en yang berarti "di dalam" dan hydra yang berarti "air", merujuk pada kebiasaan hidup spesies ini yang hampir sepenuhnya berada di laut. Sementara epitet spesies lutris berasal dari bahasa Latin yang berarti "berang-berang".
Kata otter sendiri berasal dari bahasa Inggris Kuno otor, yang berakar dari rumpun bahasa Jermanik kuno dan telah lama digunakan untuk menyebut seluruh kelompok berang-berang. Berang-berang merupakan predator penting dalam ekosistem perairan. Kehadirannya menjaga keseimbangan rantai makanan dengan mengendalikan populasi ikan, krustasea, moluska, maupun bulu babi. Khusus berang-berang laut, keberadaannya sangat berperan dalam mempertahankan kesehatan hutan kelp yang menjadi habitat berbagai spesies laut.
Klasifikasi & Takson ke duanya
Klasifikasi & Taksonomi Otter (Berang-Berang Cakar Kecil Asia – Aonyx cinereus)
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Carnivora
Family : Mustelidae
Subfamily : Lutrinae
Genus : Aonyx
Species : Aonyx cinereus
Notes : "Otter" bukanlah nama satu spesies, melainkan sebutan umum untuk seluruh anggota subfamili Lutrinae. Saat ini terdapat sekitar 13 spesies otter yang terbagi ke dalam beberapa genus, seperti Aonyx, Lutra, Lontra, Hydrictis, Pteronura, Lutrogale, dan Enhydra. Sementara itu, berang-berang laut (Enhydra lutris) adalah satu-satunya anggota genus Enhydra dan merupakan satu-satunya spesies otter yang hidup hampir sepenuhnya di lingkungan laut.
Klasifikasi & Taksonomi Berang-Berang Laut (Enhydra lutris)
Kingdom : Animalia
Phylum : Chordata
Class : Mammalia
Order : Carnivora
Family : Mustelidae
Subfamily : Lutrinae
Genus : Enhydra
Species : Enhydra lutris
Notes Terdapat sekitar 13 spesies otter yang masih hidup di dunia. Berang-berang laut memiliki bulu terpadat di antara seluruh mamalia, mencapai sekitar satu juta helai rambut per inci persegi. Berbeda dengan anjing laut, berang-berang laut tidak memiliki lapisan lemak tebal sehingga bergantung pada bulunya yang sangat rapat untuk menjaga suhu tubuh. Berang-berang laut sering mengapung telentang saat makan maupun tidur, bahkan saling bergandengan tangan agar tidak terpisah oleh arus laut. Mereka termasuk sedikit mamalia yang diketahui rutin menggunakan alat (tool use), seperti batu untuk memecahkan cangkang kerang dan bulu babi.
Penulis : Ali Setyaki
Editor : Agung Monche
Foto by :
(Enhydra lutris) Inaturalist | vrufray
(Aonyx cinereus) Inaturalist| neontetraploid