Axolotl, Si Naga Air Meksiko yang Bisa Tumbuh Kembali Setelah Terluka

Axolotl, Si Naga Air Meksiko yang Bisa Tumbuh Kembali Setelah Terluka

Axolotl, Si Naga Air Meksiko yang Bisa Tumbuh Kembali Setelah Terluka

Amfibi
Rabu, 22 Oktober 2025
YunitaParami
115 Views

Oktober, 22 2025-20.00| Redaksi PARAMIDSN

 

 

Surabaya, paramidsn.com - Axolotl (Ambystoma mexicanum) adalah salah satu spesies amfibi paling unik di dunia yang berasal dari danau- danau purba di sekitar Mexico City seperti Danau Xochimilco dan Chalco. Berbeda dengan kebanyakan amfibi yang bermetamorfosis penuh dari larva menjadi bentuk dewasa di darat, Axolotl tetap mempertahankan ciri-ciri larvanya sepanjang hidup yang menjadi sebuah fenomena dengan julukan neoteni. Hewan yang kerap dijuluki “naga air” ini memiliki insang eksternal yang menjuntai seperti rumbai merah muda di sisi kepala, memberi penampilan eksotis yang khas. Tubuhnya yang lunak dan berwarna cerah sering dijadikan simbol misteri alam Meksiko, sekaligus objek penelitian ilmiah di seluruh dunia.

 

Keunikan paling luar biasa dari Axolotl adalah kemampuannya untuk meregenerasi anggota tubuh termasuk kaki, ekor, jantung, dan bahkan sebagian otak atau sumsum tulang belakang yang rusak. Karena kemampuan luar biasa ini, Axolotl menjadi subjek penelitian biomedis yang penting untuk memahami proses penyembuhan luka dan regenerasi jaringan pada manusia. Sayangnya, populasi Axolotl di alam liar kini berada dalam kondisi kritis. Degradasi habitat akibat urbanisasi, polusi air, serta masuknya spesies ikan invasif membuat hewan ini semakin sulit ditemukan di lingkungan aslinya. Organisasi konservasi di Meksiko kini bekerja keras untuk menjaga kelestarian mereka, termasuk melalui program penangkaran dan rehabilitasi lingkungan Danau Xochimilco. Axolotl tidak hanya menjadi kebanggaan Meksiko tetapi juga simbol harapan bagi sains dan konservasi dunia, bahwa kehidupan selalu memiliki cara untuk tumbuh kembali bahkan dari luka terdalam sekalipun.

 

Regenerasi Sempurna: Bagian tubuh baru yang tumbuh adalah replika sempurna dari yang asli, tidak meninggalkan bekas luka, dan berfungsi penuh.

Kecepatan dan Pengulangan: Regenerasi dapat terjadi berkali-kali sepanjang hidupnya dan bagian tubuh yang sama bisa tumbuh kembali jika hilang lagi.

Mekanisme Blastema: Setelah luka tertutup oleh epidermis luka, sel-sel di area tersebut berdiferensiasi ulang menjadi sel induk yang membentuk blastema (kumpulan sel yang aktif beregenerasi).

Neoteni (Bentuk Juvenil Permanen): Axolotl mempertahankan ciri-ciri larva (insang luar) seumur hidupnya, yang berkontribusi pada kemampuan regeneratifnya yang tinggi.

Regenerasi Organ Vital: Selain anggota tubuh, axolotl dapat memperbaiki jaringan otak, jantung, hati, dan sumsum tulang belakang yang rusak.

Ketahanan Kanker: Meskipun sel-sel mereka membelah dengan sangat cepat untuk regenerasi, axolotl menunjukkan tingkat ketahanan yang sangat tinggi terhadap kanker.

Aplikasi Medis: Para ilmuwan mempelajari genom axolotl yang besar untuk memahami mekanisme ini, dengan harapan dapat menerapkannya pada pengobatan regeneratif manusia. 

 

 

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Axolotl

 

Penulis : Vivi Yunita 

Editor : Ali Maruf 

Foto By : Wikipedia 

Info Terkini

Dapatkan berita terbaru seputar dunia satwa, tips perawatan, dan informasi menarik lainnya.